Suami SMS Nikah Lagi, Balasan Istri di Luar Dugaan!

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 20 Mei 2016 08:29
Suami SMS Nikah Lagi, Balasan Istri di Luar Dugaan!
Bagai disambar geledek di siang bolong begitu mendapatkan SMS dari sang suami.

Dream - Tidak semua wanita rela dimadu. Salah satunya seorang wanita Arab Saudi yang mengamuk setelah mengetahui suaminya menikah lagi.

Wanita yang tak diketahui identitasnya itu melampiaskan kemarahannya dengan membakar rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal bersama suaminya.

Kisah ini bermula dari pesan SMS yang dikirimkan suami wanita itu. Dalam pesan SMS tersebut sang suami mengabarkan sedang berbulan madu bersama istri barunya di luar negeri.

Bagai disambar geledek di siang bolong, wanita yang sudah menikah 10 tahun dan punya 6 anak itu terkejut dan sangat terpukul dengan berita itu.

Tak terima, wanita itu mengamuk dan langsung membakar tempat tinggal mereka selama ini sebagai cara membalas dendam suaminya.

Karena dipenuhi emosi, wanita ini sampai tidak sadar salah satu anaknya terluka akibat aksinya membakar rumah.

" Beruntung api bisa segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setempat," tulis koran Sada, yang melaporkan peristiwa itu terjadi di Provinsi Jazan.

1 dari 3 halaman

Suami Jaga Rumah, Istri Diam-diam Menikah Lagi

Dream - Seorang pria mendatangi Departemen Kehakiman Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Di depan petugas, pria tersebut berkata, " Tolong saya, selamatkan anak saya dari ibunya tanpa merusak reputasi kami. Saya ingin dia jauh dari anak saya."

Seperti diberitakan harian berbahasa Arab Al Bayan, petugas meminta pria tersebut duduk dan menceritakan apa masalahnya. Si pria itu mengatakan pikiran untuk membunuh istrinya selalu terlintas di kepalanya. Tapi wajah anaknya selalu meredam emosinya.

Dia mengatakan siap meninggalkan negara itu dan tidak akan pernah lagi melihat istrinya dalam hidupnya. Tapi dia ingin istrinya tetap merawat anaknya.

Pria itu juga menceritakan pernikahan dia dengan istinya sebenarnya sudah ditentang sejak awal lantaran perbedaan kewarganegaraan. Selain itu, si wanita juga telah menikah sebanyak tiga kali meski tidak memiliki anak dari suami-suami sebelumnya.

Tetapi, pria itu terlanjur jatuh cinta dengan wanita itu tanpa mempedulikan masa lalu calon istrinya. Dia akhirnya menikahi wanita itu dan memiliki satu anak.

Sayangnya, mereka tidak menjalani pernikahan yang bahagia. Pria itu sempat berkata dia akan menceraikan istrinya tetapi selalu batal.

Setiap kali mereka bertengkar, istrinya selalu berkata dia tidak lagi menjadi suaminya. Akhirnya, si istri ini sering bepergian meninggalkan rumah. Suaminya pun harus rela menunggu di rumah bersama anaknya.

Namun setiap kali datang, sang istri selalu meminta uang kepada suaminya dengan alasan untuk keluarga besarnya.

Suatu hari, saat pria tersebut kembali ke rumah, si istri ini sedang berada di kamar mandi dan meninggalkan telepon selulernya di luar. Saat sang suami membuka telepon itu, dia terkejut melihat foto terbaru istrinya mengenakan gaun pengantin bersama pria lain.

Saat selesai mandi, pria tersebut segera mendatangi istrinya, berniat membunuhnya, tapi suara tangis bayinya menahan niat pria tersebut.

Pada awalnya, si istri mengaku tidak paham apa yang dibicarakan suaminya. Tetapi saat suaminya membuka ponsel dan menunjukkan fotonya, wanita itu mengakui telah menikah dengan pria lain di negaranya dan dia meminta uang untuk ongkos pernikahan serta perbaikan rumah.

Wanita itu lalu mengatakan suaminya boleh mengambil apapun asalkan dia dibolehkan merawat anaknya. Tetapi, sang suami juga menginginkan hak asuh pada anak mereka.

Pria tersebut lantas pergi meninggalkan rumah dan datang ke Departemen Kehakiman untuk menemukan solusi atas masalah yang dia hadapi. Para petugas menyatakan pria tersebut punya cukup bukti untuk memenangkan dia melawan istrinya terkait hak asuh. Tetapi mereka juga menyarankan pada pria itu untuk memastikan istrinya mau memberikan hak asuh kepada dia.

Setelah satu bulan, pria tersebut kembali mendatangi Departemen Kehakiman dan mengatakan istrinya bersedia menyerahkan hak asuh anaknya kepada ayahnya. Dia lantas menceraikan istrinya.

Sumber: emirates247.com

 

2 dari 3 halaman

Suami Nikah Lagi, Istri Panggil Pasukan Anti-Teror

Dream - Malam pernikahan pasangan di Irak akan menjadi kenang-kenangan yang mengesankan ketika polisi anti-teror Irak menendang pintu depan rumah mereka di Baghdad.

Pengantin perempuan langsung pingsan begitu komandan pasukan memberitahu suaminya akan ditahan karena menjadi anggota kelompok teroris ISIS.

Polisi mendapat laporan dari seorang wanita berusia 40 tahun yang memberitahu bahwa si pengantin pria adalah anggota senior ISIS.

" Perempuan itu mengatakan pengantin pria itu sedang merencanakan teror saat di Mosul dan membawa bahan peledak," kata Kolonel Salam Ahmed, menurut Albawaba.com dikutip Daily Mail, Sabtu 28 Februari 2015.

Namun, polisi mencurigai wanita pelapor dan akhirnya mengetahui bahwa pengantin pria itu telah dijebak.

Saat ditanyai polisi, wanita pelapor itu mengaku bahwa pengantin pria itu sebenarnya adalah mantan suaminya. Dia merasa sakit hati karena ditinggal kawin lagi dan akhirnya membuat laporan palsu tentang ISIS.

Wanita pelapor itu pun akhirnya ditangkap karena membuat laporan palsu dan membuang-buang waktu polisi.

Cerita ini merupakan lanjutan dari kisah sepasang kekasih asal Swedia yang juga dituduh sebagai simpatisan ISIS.

Harian Kvalls Posten melaporkan Sarah Ericsson sedang menggelar pesta ulang tahunnya di rumah kekasihnya, Fabian Akesson, di Karlskrona. Entah apa maksudnya, pasangan ini memasang balon yang berbentuk angka 21 di dekat jendela rumah Fabian.

Kemudian saat seorang pejalan kaki lewat, dia salah mengerti melihat angka 21 sebagai IS yang merupakan singkatan dari nama kelompok teroris Islamic State, dan melapor ke polisi.

Fabian sangat tegang ketika mobil polisi mengepung rumahnya. Polisi kemudian masuk dan mendapat penjelasan dari Fabian bahwa yang dilihat itu adalah balon berbentuk angka 21.

Meski salah paham akhirnya dapat diselesaikan, polisi minta Fabian untuk menurunkan balon tersebut agar tidak mengundang perhatian.

3 dari 3 halaman

Balas Dendam, Istri Pertama Paksa Suami Menikah Lagi

Dream - Ini kisah seorang istri yang tengah merayu sebuah keluarga di Arab Saudi. Dia istri pertama, yang sedang 'memaksa' sang suami untuk menikah kembali. Untuk ketigakalinya. 

Menurut laman Emirates 24l7, Selasa 11 November 2014, istri pertama itu membenci istri ke dua suaminya, yang berasal dari Mesir. Istri pertama ini menuduh istri ke dua itu telah mencuri sang suami, setelah 28 tahun pernikahan mereka.

Oleh sebab itu, istri pertama ini ingin balas dendam dan memaksa suaminya menikahi gadis muda asal Maroko, sebagai istri ke tiga.

" Setahun setelah suaminya menikahi perempuan Mesir, istri pertamanya mempertemukan suaminya dengan perempuan Maroko dan mendorongnya untuk menikah dengan perempuan itu," demikian tulis surat kabat Sada yang dilansir Emirates 24l7.

Cara balas dendam ini memang cukup aneh. Namun ini benar-benar terjadi di Saudi dan diberitakan media massa setempat. Bahkan, istri tua ini meminta anak-anak mereka untuk membiayai pernikahan sang ayah.

" Dia juga meminta anak-anaknya untuk membiayai pernikahan dan membelikan rumah untuk istri baru suaminya itu," demikian laporan Sada. (Ism)

Beri Komentar