Sudah Nikah tapi Masih Lakukan `Sendirian`, Bagaimana?

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 17 Februari 2016 09:02
Sudah Nikah tapi Masih Lakukan `Sendirian`, Bagaimana?
Layaknya mengonsumsi makanan haram, seperti narkoba, itulah onani. Lantas bagaimana hukumnya dalam Islam? Dan bagaimana pula solusinya?

Dream - Pernikahan merupakan jalan keluar bagi insan manusia yang tak sanggup melampiaskan hasrat biologis. Namun ternyata, masih banyak ditemukan kasus pasangan yang telah menikah masih saja melakukan masturbasi.

Pada kenyataannya, aktivitas ini memang terkadang dilakukan orang. Tapi menjadi suatu hal ganjil jika 'tindakan melampiaskan hasrat seorang diri' itu dilakukan oleh seseorang yang sudah menikah.

Biasanya, perilaku demikian terjadi akibat kecanduan. Layaknya mengonsumsi makanan haram, seperti narkoba.

Masturbasi adalah perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan. Tapi, ketika seseorang telah mencoba, dan dilakukan secara terus-menerus, maka ia akan sulit terlepas dari perbuatan tersebut.

Lantas bagaimana hukumnya dalam Islam? Dan bagaimana pula solusinya? 

Aktivitas hubungan badan merupakan aktivitas bersama antara kedua belah pihak (suami dan istri). Di dalamnya masing-masing mengungkapkan perasannya terhadap pasangan dengan bahasa tubuh. Jika perasaan tersebut tidak ada, maka hilang pula bahasa bersama yang di dalamnya terdapat bahasa tubuh.

Selengkapnya baca di sini.    

(Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

1 dari 5 halaman

5 Pesan Rasullulah Sebelum Pasangan Suami Istri Hubungan Intim

Dream - Ketika pasangan pria dan wanita telah sah secara agama menjadi pasangan suami istri maka melakukan Jima atau bercinta bukan lagi haram dilakukan, tapi berubah menjadi ibadah yang diganjarkan pahala besar jika dilakukan.

Selain ibadah, Jima jika diartikan berhubungan intim pasangan suami istri merupakan salah satu kebutuhan biologis. Oleh karena itu, Rasulullah SAW berpesan kepada untuk para istri saat melayani suami di tempat tidur untuk melakukan beberapa hal berikut ini;

 

1. Berperilaku dan Berpenampilan Mempesona

Berusaha untuk tampil dan berperilaku mempesona walau hanya dengan tersenyum mesra saja, niscahya pahala akan terus mengalir melimpah.

Rasulullah SAW bersabda: “ Istri yang terbaik ialah istri yang mempesonakanmu setiap kali kau pandang…” (HR. An-Nasai).

Rasulullah SAW bersabda: “ Sebaik-baik wanita adalah yang jika engkau melihatnya akan membahagiakan dirimu, jika engkau memerintahnya akan mentaatimu, dan jika engkau tidak berada di sampingnya ia akan menjaga hartamu dan dirinya sendiri.” (HR. Bukhari).

 

2. Dilarang Memandangi Alat Kelamin Suami

Janganlah seorang istri melihat kemaluan suami, begitupun sebaliknya meskipun hal tersebut di makruhkan.

Rasulullah SAW bersabda: “ Tatkala salah seorang diantara kalian bersetubuh dengan istri atau budak wanitanya, maka janganlah memandangi alat kelaminnya! Karena yang demikian itu bisa menyebabkan kebutaan”. (HR. Baihaqi).

 

3. Menyegerakan Ajakan Berhubungan Intim Dari suami

Jika istri tidak memenuhi keinginan suami dengan segera, maka siksa di akhirat sangatlah pedih untuknya. 

Rasulullah SAW bersabda: “ Bilamana seorang suami mengajak istrinya (untuk berhubungan seksual), maka penuhilah dengan segera sekalipun istri sedang sibuk di dapur!” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

 

4. Dilarang Bersetubuh Ketika Haidh dan Nifas

Istri yang sedang haidh dan nifas tidak boleh disetubuhi. Juga perlu di ingat bahwa bersetubuh melalui dubur itu tidak diperbolehkan dalam agama.

Rasulullah SAW bersabda: “ …. Maka setubuhilah istrimu sesuka hatimu, dari depan dan dari belakang! Tetapi jangan melalui dubur dan jangan ketika (istrimu) sedang haidh!” (HR. Tirmidzi).



5. Merahasiakan Urusan Hubungan Intim Kepada orang lain

Seorang istri yang shalihah pastinya akan menjaga rahasia dengan suaminya saat berjima’ karena yang demikian itu merupakan salah satu upaya menutup aibnya.

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sehina-hina derajat manusia di sisi Allah kelak pada hari kiamat ialah suami yang menyetubuhi istrinya dan istripun senang melayani persetubuhannya, kemudian salah satu di antara keduanya membuka rahasia persetubuhan itu kepada orang lain.” (HR. Muslim).

2 dari 5 halaman

10 Pesan Rasul Pada Wanita Saat Melayani Suami Hubungan Intim

Dream - Dalam pernikahan, hubungan suami istri bukanlah hal yang tabu lagi. Justru, Islam menganjurkan pasangan suami istri untuk melakukan hubungan intim untuk melanjutkan keturunan.

Namun, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan seorang wanita dalam melayani ajakan suaminya saat berhubungan. Berikut ini pesan Rasulullah:

1. Memberi suasana kemesraan dengan memberikan tampilan menarik
2. Tidak membayangkan tubuh lelaki lain
3. Memenuhi ajakan suami sesegera mungkin
4. Tampilan mempesona setiap kali dilihat
5. Tidak berhubungan saat nifas dan haid
6. Tidak berhubungan lewat dubur
7. Tidak memandangi bagian vital sang suami
8. Mengetahui etika berhubungan dengan benar
9. Menata kenyamanan tempat tidur dengan baik
10. Merahasiakan urusan di ranjang pada orang lain

Berdasarkan penjelasan pesan Rasulullah kepada wanita di atas, terdapat banyak hal yang harus kita perhatikan sebelum melakukan hubungan suami istri. Ulasan selengkapnya klik di sini.

3 dari 5 halaman

8 Waktu yang Disunahkan Suami-Istri Berhubungan Intim

Dream - Hal ini perlu diketahui oleh pasangan yang menikah karena ketika melakukan hubungan intim, hitungannya tetap bersedekah secara bersama-sama.

Ingat bahwa menikah adalah suatu ibadah, jadi bukan hanya kesenangan dan kenikmatan biasa yang bisa didapatkan oleh pasangan tersebut. Allah akan memberikan pahala bagi pasangan yang berhubunganan intim.

Ada delapan waktu di mana pasangan suami istri bisa melakukan hubungan intim yang akan menambah pahala, dan namanya sunnah, kalau tidak dikerjakan maka tidak juga berdosa.

1. Malam Senin

Alasan mengapa malam Senin menjadi waktu yang pas dan disunnahkan bagi pasangan suami-istri untuk melakukan hubungan intim karena jika akhirnya membuahkan seorang anak, anak tersebut dipercaya akan hafal Alquran.

2. Malam Selasa

Malam Selasa rupanya juga sunnah bagi pasangan sah untuk melakukan hubungan intim setelah malam Senin. Ini dikarenakan pasangan suami istri akan mendapatkan anak yang syahid atau syahadah.

3. Malam Kamis

Waktu-waktu yang disunnahkan untuk berhubungan intim salah satunya adalah malam Kamis karena pasangan yang melakukannya akan memperoleh anak yang penuh dengan kebijaksanaan.

4. Hari Kamis

Berhubungan badan pun juga tidak lupa disunnahkan pada hari Kamisnya, jadi tidak hanya bisa malam Kamisnya. Setelah matahari terbit, pagi pun menjadi waktu yang tepat untuk berhubungan intim. Berhubungan intim pada hari tersebut maka pasangan akan memperoleh anak yang akan jauh dari setan.

5. Malam Jumat

Hubungan intim malam Jumat dianjurkan? Jawabannya adalah ‘ya.’ Malam Jumat bukan hanya disarankan, tapi menjadi sunnah bagi para pasangan Islam, khususnya jika ingin punya anak yang bisa menjadi orator atau Khatib nantinya kalau sudah besar.

6. Malam Jumat Setelah Isya

Melakukan hubungan intim malam Jumat tepatnya sesudah Isya juga sunnah. Pasangan pun nantinya akan memperoleh anak yang bisa mirip sekali dengan orang tuanya.

7. Hari Jumat

Ternyata tidak hanya malam Jumat saja yang sunnah, bahkan hari Jumatnya pun ikut sunnah, terutama waktu setelah ashar karena pasangan yang melakukan hubungan badan pada waktu tersebut akan memperoleh anak yang bisa menjadi ilmuwan terkenal.

8. Malam Pertama Bulan Ramadan

Selain dari etika berhubungan intim, melakukannya pada waktu yang disunnahkan akan membuat pasangan mendapatkan pahala dan kenikmatan dari Allah SWT. Salah satu dari delapan waktu sunnah ini adalah malam pertama pada bulan Ramadan.

Di bulan yang suci ini tentu pahala kebaikan menjadi berlipat-lipat ganda sehingga menjadi waktu sunnah juga bagi pasangan suami dan istri untuk berhubungan badan. Ulasan selengkapnya klik di sini.

 

4 dari 5 halaman

8 Adab Berhubungan Intim Suami Istri yang Dianjurkan Rasul

Dream - Bercinta merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri. Hal ini berkaitan dengan tujuan pernikahan, yakni melanjutkan keturunan.

Sebelum melakukan hubungan suami istri ini kita juga harus tahu bagaimana adab bercinta yang baik agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Rasulullah telah memberikan contoh mengenai adab bercinta dengan sang istri tercinta. Berikut adalah adab dan cara berhubungan intim dalam Islam, yaitu:

1. Menciptakan kondisi rumah lebih romantis
2. Mengatur waktu
3. Jangan suka menolak atau menunda
4. Pada tempat yang benar sesuai syariat
5. Bercinta sesuai tuntunan Rasul
6. Berdoa
7. Bersih dan bersiap diri
8. Menciptakan rayuan dan kemesraan 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

5 dari 5 halaman

Hukum Melihat Organ Intim Pasangan

Dream - Bagaimana hukumnya melihat kemaluan pasangan saat berhubungan suami istri? Masih banyak orang yang mempertanyakan tentang hal ini.

Pada dasarnya syariat Islam sudah memiliki pondasi ayat yang menjelaskan tentang hal tersebut.

" Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela." (QS. Al-Ma'arif: 29-30)

Telah menceritakan kepada kami Abdan berkata, telah mengabarkan kepada kami Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Aisyah berkata:

" Adalah Nabi Rasulullah SAW, jika mandi janabat, mencuci tangannya dan berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat. Kemudian mandi dengan menggosok-gosokkan tangannya ke rambut kepalanya hingga bila telah yakin merata mengenai dasar kulit kepalanya beliau mengguyurkan air ke atasnya tiga kali. Llau membasuh seluruh badannya" .

Aisyah berkata: " Aku pernah mandi bersama Rasulullah SAW dari satu bejana di mana kami saling mengambil (menciduk) air bersamaan" . (HR Bukhari No: 264)

Selengkapnya baca di sini.      

(Ism) 

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak