Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Bursa syariah menguat tipis di pembukaan perdagangan Rabu, 18 November 2015. Namun minimnya sentimen positif membuat penguatan ini hanya berlangsung sesaat.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) justru mulai tertekan aksi jual yang menyeretnya masuk zona merah.
ISSI membuka sesi prapembukaan dengan naik 0,350 poin (0,25%) ke level 141,469. Sementara indeks saham bluechips syariah, JII, JII menguat 2,133 poin (0,36%) ke level 591,432.
Di sesi pembukaan, ISSI masih sanggup bergerak menguat. Kali ini ISSI naik 0,367 poin (0,26%) ke level 141,486. Sedangkan JII menguat 2,339 poin (0,40%) ke level 591,368.
Dengan transaksi di awal sesi sebesar Rp 10,42 miliar, sebanyak 18 emiten syariah memulai sesi perdagangan dari zona hijau. Namun 5 emiten syariah sudah tertekan aksi jual.
Hampir seluruh indeks sektoral sebetulnya memulai sesi perdagangan dari zona positif. Hanya emiten sektor perdagangan yang turun 0,907 poin (0,11%).
Penguatan indeks sektoral tertinggi dicetak emiten indusri aneka yang naik 0,65 persen dan keuangan 0,54 persen.
Minimnya sentimen pengungkit laju saham juga hanya mampu mendorong IHSG naik 12,758 poin (0,28%) ke level 4.513,705. IHSG kembali menanjak 13,817 poin (0,31%) ke level 4.514,764 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini memulai perdagangan dengan dana Rp 26,68 miliar dan 45,55 juta saham yang berpindahtangan. Asing mulai berani kembali terjun ke pasar dengan nett buy Rp 5,66 miliar di awal perdagangan.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
