Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

Stories | Kamis, 8 Oktober 2026 08:00

Reporter : Abidah

Ruang mesin menawarkan kehangatan dari sisa panas mesin dan celah-celah sempit yang terasa aman bagi tikus untuk membangun sarang.

DREAM.CO.ID - Mesin mobil ternyata jadi tempat favorit tikus untuk bersarang, terutama saat cuaca mulai dingin atau musim hujan tiba. Ruang mesin menawarkan kehangatan dari sisa panas mesin, perlindungan dari predator, dan celah-celah sempit yang terasa aman bagi tikus untuk membangun sarang. Masalahnya, kehadiran tikus di sana bukan cuma bikin jijik, tapi juga bisa merusak kabel, selang, dan komponen penting lain yang berujung pada biaya perbaikan yang tidak murah.

Sebelum mengusir, penting mengenali gejala awal tikus sudah masuk ke ruang mesin. Beberapa tandanya antara lain: bau kotoran atau urine tikus yang menyengat saat membuka kap mesin, ditemukannya serpihan kertas, kain, atau bahan isolasi kabel yang tercabik untuk membuat sarang, kabel yang tergigit hingga terkelupas, serta suara mencicit atau gerakan halus saat mesin baru dimatikan.

Kalau salah satu tanda ini muncul, sebaiknya segera bertindak sebelum kerusakan bertambah parah, terutama karena kabel yang tergigit bisa memicu korsleting atau bahkan kegagalan sistem elektronik mobil.

2 dari 3 halaman

Cara-Cara Efektif Mengusir Tikus dari Mesin Mobil

Gunakan aroma yang tidak disukai tikus. Tikus punya indera penciuman yang sangat sensitif, dan beberapa aroma justru membuat mereka enggan mendekat. Minyak pepermin, cengkeh, bawang putih, atau lada cabai bisa dioleskan ke kapas dan diletakkan di sekitar ruang mesin, terutama dekat area yang sering jadi sarang seperti dekat filter udara atau ruang di atas roda.

Pasang pengusir tikus ultrasonik. Alat kecil ini memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak terdengar manusia tapi mengganggu tikus. Beberapa model dirancang khusus untuk dipasang di ruang mesin dan tersambung ke aki mobil sehingga aktif setiap saat.

Bersihkan ruang mesin secara rutin. Sisa makanan, remah-remah, atau sampah yang tersangkut di ruang mesin bisa jadi daya tarik tersendiri bagi tikus. Rutin membersihkan bagian dalam kap mesin membantu menghilangkan sumber makanan yang mengundang mereka datang.

Tutup celah masuk yang memungkinkan. Tikus bisa masuk lewat celah sekecil dua sentimeter. Periksa bagian bawah mobil dan tutup celah-celah yang menghubungkan ruang mesin dengan bagian luar menggunakan kawat kasa logam, karena tikus bisa menggerogoti bahan yang lebih lunak seperti busa atau karet.

Manfaatkan predator alami sebagai pengalih perhatian. Kalau memungkinkan, meletakkan kotak pasir bekas kucing di dekat area parkir bisa membantu, karena aroma kucing sering membuat tikus menjauh secara naluriah.

Gunakan perangkap sebagai langkah terakhir. Jika tikus sudah telanjur bersarang, perangkap lem atau perangkap jepit bisa dipasang di sekitar ruang mesin, meski cara ini butuh pengecekan rutin agar tikus yang terperangkap segera ditangani.

3 dari 3 halaman

Kebiasaan yang Bisa Mencegah Tikus Datang Lagi

Parkir di tempat terbuka dan jauh dari tumpukan sampah, semak-semak lebat, atau gudang yang jadi sarang tikus bisa mengurangi risiko secara signifikan. Menyalakan mesin mobil sesekali meski tidak dipakai bepergian jauh juga membantu, karena getaran dan suara mesin membuat tikus tidak nyaman menetap di sana.

Selain itu, hindari menyimpan makanan atau camilan di dalam mobil dalam waktu lama, termasuk remah-remah yang tercecer di jok atau dashboard, karena aroma makanan bisa menembus hingga ke ruang mesin dan mengundang tikus mendekat.

Kalau Kerusakan Sudah Terjadi

Jika kabel atau selang sudah terlanjur digigit, segera bawa mobil ke bengkel untuk pemeriksaan menyeluruh. Kerusakan kabel yang dibiarkan berpotensi memicu masalah kelistrikan yang lebih serius, bahkan bisa memicu korsleting yang berbahaya. Semakin cepat ditangani, semakin kecil pula biaya perbaikan yang harus dikeluarkan.

Mengusir tikus dari mesin mobil memang butuh kesabaran dan kombinasi beberapa cara sekaligus, tapi jauh lebih murah dan aman dibanding membiarkan mereka betah bersarang di sana. Perawatan rutin dan kewaspadaan sejak dini tetap jadi kunci utama agar mesin mobil tetap bebas dari gangguan tikus.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id