Pergi Sulam Alis Saat Corona, Artis Ini Panen Kecaman

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 25 Maret 2020 15:02
Pergi Sulam Alis Saat Corona, Artis Ini Panen Kecaman
Siapakah dia?

Dream - Bintang reality show The Only Way Is Essex, Lauren Goodger dihujat netizen. Ini lantaran dia tetap pergi keluar rumah di tengah pandemi virus corona untuk melakukan sulam alis di salon.

Dia keluar menggunakan masker untuk melindungi dari virus corona ketika semua orang mengisolasi diri di rumah.

Ilustrasi sulam alis© Shutterstock

Ilustrasi sulam alis/Shutterstock

Dilansir Mirror.co.uk, dia juga memosting foto selfie di Instagram dengan caption “ I finally found her the brow queen @browbybilliejean ???? love them thank you ???? #feather #brows #microblading #technique #brows #essex #natural #full.”

Tak perlu lama, unggahan artis yang berusia 33 tahun itu pun mendapat kecaman netizen.

“ Gambar seperti ini yang benar-benar tidak perlu kita lihat,” pernyataan itu terus mengisi kolom komentarnya.

“ Kamu tidak seharusnya keluar. Sangat egois. Apakah kamu benar-benar tidak berpikir sebelum memposting ini? Aku bekerja untuk NHS (National Health Service). Hapus ini dan tolong tetap di dalam rumah,” pinta netizen lainnya.

Dengan santai, Lauren membalas, akan tetap bekerja di salonnya sampai pemerintah memerintahkan untuk tutup. Bagaimana menurut Sahabat Dream?

(Laporan: Cindy Azari)

1 dari 5 halaman

Sulam Alis dalam Kacamata Islam

Dream - Wanita selalu diidentikan dengan kecantikan dan sangat memperhatikan setiap penampilannya. Saat ini tren kecantikan menyulam atau menato alis sedang banyak digandrungi kaum hawa, baik muda maupun tua.

Demi meningkatkan kepercayaan diri, wanita rela menghabiskan waktu dan menghabiskan uang untuk pergi ke salon melakukan beragam perawatan salah satunya menyulam alis.

Banyak hal yang mereka korbankan demi tampil bersinar di depan khalayak.

 

2 dari 5 halaman

Ada pro dan kontra

Tren menyulam atau mentato alis sebenarnya telah lama menjadi kegemaran, sudah sejak era 90-an. Sebelumnya, teknik pewarnaan pada alis terkesan tidak alami bahkan bisa menimbulkan alergi pada kulit.

Teknik yang dilakukan saat dilakukan sulam air yakni dengan menyelipkan rambut-rambut halus diantara alis menggunakan jarum tipis (embriodery machine) agar hasilnya terlihat lebih tebal dan lebih memikat.

Waktu yang dibutuhkan terbilang singkat, hanya 45 menit atau 1 jam Anda dapat memperoleh sulam alis yang Anda idam-idamkan.

Namun tahukah Anda menyulam alis menimbulkan pro dan kontra dalan Islam.

Banyak ulama yang telah mengatakan bahwa sulam alis itu haram. Menurut Madzhab Syaffiyah;
1. Taghyir li kholqillah (mengubah ciptaan Allah)
2. An-Namshu (mencukur alis) untuk memperindah.
3. Al-Wasymu (tato)
4. Jarhu li ghoiri al-hajat al-mathlubah (melukai bukan dalam rangka hajat)

Ingin tahu lebih lanjut mengenai hukum sulam alis dalam Islam? Yuk Baca di sini.!

3 dari 5 halaman

Sulam Alis Berujung Luka Mengerikan

Dream - Lagi, cerita mengerikan seputar kecantikan dialami seorang perempuan bernama Valerie yang ingin mempercantik alis dengan sulam. Alih-alih menjadi cantik, Valerie malah kesakitan lantaran muncul luka di atas matanya. 

Seperti dilaporkan stomp.straitstimes.com, Valeria mendatangi sebuah salon yang terletak di Telok Blangah, Singapura, pada Senin, 7 Agustus 2017 silam. Valerie tertarik menyulam alisnya karena terkesan dengan portofolio salon tersebut.

Dia pun membuat janji berkunjung. Sesampainya di sana, ia bertemu dengan wanita yang mengaku ahli dalam sulam alis. Untuk meyakinkan Valerie, wanita itu mengaku memiliki sertifikasi dari akademi kecantikan di Bangkok.

Sebelum prosedur sulam alis dilakukan, wanita yang merupakan karyawan salon itu menelusuri desain alis Valerie. " Saya sangat puas dan memiliki harapan tinggi," ungkap Valerie.

Tetapi, dia terkejut melihat hasil akhir proses penyulaman. Alisnya terlihat tidak seimbang, karena satu sisi lebih rendah dibanding yang satunya.

 

4 dari 5 halaman

Dijanjikan untuk diperbaiki

Valerie merasa tidak puas dengan hasil tersebut, namun dia sudah lelah dan merasa kulitnya tetap terasa lembut. Dia merasa tetap aman karena tato alis dibuat menggunakan pewarna di bawah kulit dengan jarum sekali pakai.

Sesampainya di rumah, ia baru merasa sangat kesal dan tidak puas dengan alisnya yang baru. Valerie segera mengirimkan pesan ke ahli kecantikan yang menanganinya.

Sang ahli pun berjanji akan memperbaiki alis Valerie keesokan harinya. 

Valerie mendapati prosedur sulam alis itu telah mengggunakan pewarna krem yang telah melebar terlalu jauh ke tengah-tengah keningnya.

" Dia menyuruh saya menunggu satu sampai dua hari sampai pewarnaan dilepaskan tapi ternyata butuh waktu hingga seminggu. Hal itu membuat kulit di sekitar alis sangat merah dan ada jaringan parut di bagian dalam tempat dia mengoleskan beige eye di atas pewarna asli," tutur Valerie.

 

5 dari 5 halaman

Hasilnya?

Wanita itu tak tinggal diam dan berkonsultasi dengan pakar kecantikan lainnya. Akhirnya, dia disuruh menggunakan remover makeup untuk menghilangkan pewarna sebelum benar-benar masuk ke kulitnya.

Tetapi, warna kemerahan dan bekas luka masih belum hilang meski sudah tiga minggu sejak sulam alis diselesaikan.

Valerie pun segera menghubungi salon yang menanganinya dan meminta untuk mengembalikan uang sebesar US$150, setara Rp2 juta.

Tapi, salon menolak dan meminta Valerie untuk kembali untuk memperbaiki alisnya lagi. Bahkan salon itu membela diri dan menyalahkan Valerie yang menjalani prosedur lebih lama dari seharusnya.

Tentu saja Valerie menolak karena sudah tidak mempercayai keamanan prosedur yang dilakukan salon itu.

Hingga saat ini, dia lebih memilih untuk menutupi ruam dan luka kemerahan di alisnya dengan krim concealer yang lebih aman.

Beri Komentar