Ngeri, Dampak Lotion yang Diklaim Bisa Bikin Putih

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 31 Januari 2022 08:48
Ngeri, Dampak Lotion yang Diklaim Bisa Bikin Putih
Kenali dampak buruk krim abal-abal serta kandungannya.

Dream - Belakangan ini, krim pemutih ramai dibicarakan oleh warganet maupun dermatologis. Pasalnya, cukup banyak orang yang mengalami berbagai masalah kulit cukup parah dan sulit diatasi setelah memakai krim pemutih atau pencerah.

Krim pemutih atau pencerah yang dimaksud tidak hanya digunakan untuk wajah. Beberapa di antaranya juga diproduksi dalam bentuk lotion atau pelembap tubuh yang diklaim mampu mencerahkan maupun memutihkan kulit.

Sebenarnya, pemakaian produk pencerah tidak selalu berbahaya. Sebagian di antara produk yang dijual di pasaran masih aman digunakan secara rutin dan mampu menutrisi kulit.

Sayangnya, beberapa produk pencerah atau pemutih kulit yang beredar mengandung bahan aktif berbahaya. Sehingga, kulit pemakainya pun akan rusak dan sulit untuk disembuhkan.

1 dari 3 halaman

'Krim abal-abal'

Menggunakan Krim Abal-abal© Shutterstock

Biasanya, krim atau lotion pemutih yang mengandung bahan berbahaya disebut sebagai 'krim abal-abal' karena keamanannya tidak sepenuhnya terbukti secara klinis dan bahkan tidak memiliki sertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

Dermatologis, Natalia Wahyudi pun mengungkapkan melalui unggahan Instagramnya bahwa umumnya, krim pemutih abal-abal mengandung steroid atau yang bisa ditulis sebagai hydrocortisone, clobetasol, flucinolone.

Kandungan tersebut memang mampu membuat kulit putih secara instan. Namun, steroid memiliki efek samping berbahaya, seperti atrofi (penipisan kulit), munculnya guratan seperti stretch marks (striae atrophican), teleangiektasis, hipertrikosis (muncul rambut halus), jerawat, serta infeksi jamur maupun bakteri.

2 dari 3 halaman

Efek samping tidak bisa diatasi sepenuhnya

Jika sudah terlanjur mengalami efek samping, mau tidak mau, kamu harus menerima bahwa kondisi kulitmu belum tentu bisa kembali seperti sedia kala.

Gurat© Instagram @drnataliaw.spkk

Efek samping seperti stretch marks sendiri tidak dapat dihilangkan 100 persen dan hanya bisa diatasi dengan pemakaian krim maupun laser. " JADI, kalau masih baru menggunakan, lebih baik dihentikan dan ganti dengan lotion yang lebih aman. Apabila takut, dapat dikonsultasikan ke dokter spesialis kulit," tulis Natalia dalam akun Instagramnya drnataliaw.spkk.

Jika kamu belum pernah memakainya, hindari pemakaian krim pemutih abal-abal dengan mengenali beberapa kriterianya. Biasanya, krim abal-abal kerap memberikan klaim yang menggiurkan, seperti memutihkan atau menghilangkan jerawat dalam waktu singkat.

Krim abal-abal juga dapat diklaim sebagai produk racikan dokter kulit yang bisa digunakan tanpa konsultasi terlebih dahulu dan tidak berlabel BPOM. Jadi, berhati-hatilah sebelum memakai produk perawatan kulit dan selalu perhatikan kandungan skincare agar terhindar dari efek samping berbahaya. (mut)

Laporan: Abinsha Nurmaulida Rizky

Beri Komentar