Aprijanti: Ketika Adik Minta Restu Menikah Lebih Dulu

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 24 Juli 2018 19:30
Aprijanti: Ketika Adik Minta Restu Menikah Lebih Dulu
Dilangkahi sang adik, apakah jadi masalah buat dirinya?

Dream - Menikah adalah impian semua pasangan di dunia ini. Sang Pencipta, Allah SWT, sudah menetapkan kapan umat-Nya akan bertemu jodohnya yang menjadi pendamping hidupya.

Tapi bagaimana jika sang adik ternyata terlebih dahulu menemukan jodoh dan menikah dibanding sang kakak? Dalam masyarakat, kondisi ini disebut dilangkahi.

Lazimnya dalam tradisi masyarakat Indonesia, seorang adik yang menikahi mendahulu kakaknya diminta untuk memberikan 'pelangkah'. Tujuannya untuk mendapat restu dari si kakak. 

Pertanyaannya, apakah pelangkah ini wajib dilakukan? Jawabannya setiap orang bisa berbeda-beda. 

Blogger Aprijanti termasuk salah satu orang yang tidak setuju dengan tradisi tersebut. Pengalaman itu dia alami ketika mendengar sang adik meminta restu untuk menikah terlebih dahulu.

 shutterstock© dream.co.id

Aprie, sapaan akrabnya, saat itu memang belum menemukan pendamping hidup yang sesuai keinginannya. Namun permintaan restu sang adik membuatnya kembali teringat dengan cerita kisah menyedihkan soal tradisi 'langkah-melangkahi' ini.

" Ibu teman baik saya punya delapan orang anak tetapi hanya dua orang anak lelakinya. Anak lelakinya yang besar sudah cukup umur, walaupun statusnya masih mahasiswa, dia ingin sekali menikah dengan calonnya. Ibu teman baik saya itu menentangnya, pasalnya ada dua anak wanitanya yang harus dilangkahi menikah. Pamali!," ceritanya.

" Beberapa tahun setelah kejadian itu, anak lelakinya meninggal, sang ibu teman bainya itu pun menyesal karena sampai almarhum tiada, permintaannya untuk menikah tidak pernah direstui," tambah Aprie mengingatkan.

Blogger Jakarta yang passion di dunia kecantikan ini berpesan pada sang adik kalau ingin menikah maka menikahlah dengan sadar.

Apa maksudnya? Yuk baca kisah lengkap Aprie di sini, Sahabat Dream!

Kirimkan cerita inspiratif ala kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Beri Komentar