Heboh Pengantin Hidangkan Makanan Sisa, Eh! Tamu Malah Senang

Reporter : Sugiono
Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Heboh Pengantin Hidangkan Makanan Sisa, Eh! Tamu Malah Senang
Padahal resepsi pernikahan itu tampak mahal karena hidangannya mewah dan mengundang selera.

Dream - Sepasang pengantin baru dari Inggris menggelar resepsi pernikahan dengan mengundang 140 tamu pada hari akhir pekan lalu. Resepsi pernikahan pasangan Cherie Harris dan James Mainwaring itu tampak mahal karena hidangannya mewah pengundang selera.

Tak banyak yang tahu jika Cherie dan James mengaku hanya mengeluarkan dana 6 poundsterling atau Rp 113 ribu per kepala untuk hidangan mewah itu.

Biaya tersebut termasuk sangat murah bagi sebuah resepsi pernikahan di Inggris. Apalagi makanan yang dihidangkan mewah dan seolah tak ada habisnya.

Kenapa mereka bisa menggelar resepsi pernikahan yang murah dengan makanan mewah dan melimpah?

Ternyata semua menu makanan yang dihidangkan di resepsi pernikahan Cherie dan James itu adalah makanan sisa. Namun jangan membayangkan itu adalah makanan sisa yang sudah basi dan tidak layak makan. 

Pasangan yang dibantu The Real Junk Food Project (RJFP) menginginkan pernikahan mereka memiliki tema cinta pada lingkungan.

Cherie dan James awalnya tidak memberi tahu tamu mereka tentang siapa yang menyediakan katering untuk resepsi mereka di East Keswick Village Hall, Leeds, West Yorkshire.

" Kami ingin makanan itu yang berbicara sendiri. Kami tidak memberi tahu tamu kami apa yang mereka makan sampai acara pidato dimulai," kata Cherie.

Kata Cherie, para tamu undangan awalnya sangat kaget tapi sekaligus terkesan. Menurut mereka, makanan yang dihidangkan benar-benar enak dan mewah.

" Kami sangat gembira ketika mereka mengatakan itu," kata James, yang berprofesi sebagai pemain saxophone di grup musik Roller Trio.

(Sah)

1 dari 1 halaman

Makanan Itu Dikumpulkan dan...

Dream - Mereka melakukan ini karena tidak ingin membuang makanan yang masih layak dikonsumsi. Dengan begitu, mereka juga menghemat uang dalam prosesnya.

Makanan yang dikumpulkan RJFP diambil dari restoran, supermarket, dan gerai makanan cepat saji.

Mereka membuang makanan karena dianggap tak sesuai standar kesehatan dan keselamatan masing-masing.

Semua makanan tersebut masih baik untuk konsumsi manusia, dan tidak ada hukum yang dilanggar dengan memberi makanan tersebut kepada tamu.

RJFP menggunakan makanan untuk melayani acara-acara nasional. Badan amal ini juga menyalurkan makanan kepada sekolah-sekolah di Inggris.

Emma Buckle, Koordinator Acara RJFP Leeds, mengatakan organisasinya biasanya sudah memiliki daftar acara pernikahan di pembukuannya.

" Jadi kami akan melakukan yang terbaik untuk membekukan makanan yang ingin disimpan untuk acara pernikahan tersebut," kata Emma.

Cherie mengatakan dia sudah mendaftarkan acara resepsi pernikahannya ke RJFP sejak satu tahun yang lalu.

" Ketika melihat makanan di tempat lain, kami menemukan bahwa menunya agak terbatas. Tapi dengan RJFP, kemungkinannya tidak terbatas," kata wanita 36 tahun yang bekerja sebagai perawat ini.

Cherie menambahkan, dengan bantuan RJFP mereka mendapatkan berbagai makanan yang mewah, original dan lezat. Dan tentu saja dengan biaya yang sangat murah.

Bukan hanya sampah plastik yang buruk bagi lingkungan. Bahkan makanan, ketika sudah basi, akan mengeluarkan gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida dan metana.

" Bukankah hal yang luar biasa jika kami dapat menggunakan pernikahan kami untuk menyadarkan orang-orang tentang limbah makanan," pungkas Cherie.

(Sumber: Mirror.co.uk)

Beri Komentar