(Foto: Instagram.com/dalalid)
Dream - Berawal mengunggah foto tentang busana yang dikenakannya lewat blog yang dimilikinya sejak 2012 silam, hijaber asal Kuwait bernama Dalal Al Doub tiba-tiba berubah menjadi inspirator hijaber di seluruh dunia.
Tak hanya di blog, Dalal Al Doub yang akrab disapa Dalalid ini juga membagikan tips padupadan busana dan makeup di Instagram miliknya, dalalid, yang saat ini memiliki pengikut lebih dari 1,8juta.
Lewat blog pribadinya, Dalalid.com, wanita kelahiran 1986 ini tak pernah menyangka akan menjadi salah satu blogger paling berpengaruh di Kuwait hingga negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di Arab.
Gaya busana yang ia kenakan terlihat menarik dan trendi, baik mengenakan rok, dress, bahkan kemeja atau celana panjang.
Di setiap unggahan tampilannya, Dalalid tak lupa menjelaskan item fashion yang ia kenakan beli di mana dan apa saja brand yang ia pakai.
Hal ini dilakukan agar hijaber lain bisa bergaya seperti dirinya dengan bisa memburu item fashion yang dikenakannya.
Seperti apa gaya busana Dalalid ini? Intip lengkapnya di sini, yuk!
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah