Source: Shutterstock.com
Dream - Meski diolah menggunakan bahan yang sehat, makanan yang berminyak tetap bisa berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.
Tak heran jika kita sering mendengar nasihat untuk mengontrol konsumsi makanan berminyak agar tubuh tetap sehat dan nyaman.
Dilansir dari Time.com, berikut manfaat buruk makanan berminyak yang dipaparkan oleh Dietitian, Ayla Barmmer.
Menegangkan sistem pencernaan
" Ketika mengonsumsi makanan yang digoreng, lemak akan menghambat kerja sistem pencernaan," kata Barmmer. Lemak merupakan makronutrien yang paling lambat untuk dicerna.
Lemak juga membutuhkan enzim serta beberapa zat lainnya agar lebih mudah dicerna. Lambatnya sistem pencernaan bisa membuat perut kembung, mual serta nyeri.

Makanan berlemak sangat sulit dan tidak dapat dicerna dengan sempurna. Sehingga, acap kali kandungan minyak atau lemak terlihat pada faeces. Beberapa orag juga mengalami diare dan sakit perut setelah makan makanan berminyak.
Mengganggu aktivitas bakteri baik pada usus
Mengonsumsi kentang goreng atau burger bisa berdampak buruk pada kesehatan usus dan sistem pencernaan secara keseluruhan.
Lemak yang terkandung dalam makanan tersebut tidak sehat seperti pada alpukat, ikan atau minyak zaitun.
Konsumsilah lemak nabati untuk menjaga keseimbangan asam lemak serta hormon dan meningkatkan imunitas tubuh.

Makanan berminyak dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit dan membuat hormon tidak seimbang. Sehingga, mengonsumsinya bisa menyebabkan munculnya jerawat.
(Sumber: Time.com)