Cara Simpan Minyak Goreng Agar Aroma dan Rasanya Terjaga

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 8 Februari 2022 09:12
Cara Simpan Minyak Goreng Agar Aroma dan Rasanya Terjaga
Ada empat musuh utama cooking oil, pastikan menghindarinya dari penyimpanan.

Dream ─ Minyak termasuk bahan dasar memasak yang wajib ada di rumah. Terutama di dapur orang Indonesia yang sebagian besar masakannya diolah dengan digoreng.

Seringkali saat digunakan minyak sudha berubah aroma atau warna. Hal ini biasanya karena penyimpanannya yang kurang tepat. Aromanya menjadi tengik. Minyak goreng tengik bukan hanya rasanya yang tidak sedap tapi juga berdampak negatif bagi kesehatan.

Empat musuh utama minyak goreng yaitu waktu, panas, oksigen, dan cahaya. Oksigen dapat menyebabkan kualitas minyak memburuk dari waktu ke waktu. Penting mengencangkan tutup penyimpanan minyak saat tidak digunakan. Dalam hal panas, suhu ideal penyimpanan adalah di lemari dapur, namun beberapa minyak juga perlu di simpan pada lemari pendingin.

Bagaimana menyimpan minyak untuk memasak dengan benar? Simak tips di bawah ini.

1. Minyak Zaitun
Tak sulit menjaga kualitas minyak zaitun tetap terjaga. Idealnya simpan minyak zaitun di tempat sejuk, gelap, dan juga kering. Tidak di sarankan untuk mengganti wadah minyak dari tempat aslinya untuk menjaga kadar oksigen minyak. Usahakan simpan minyak di lemari dapur dan tidak menempatkan di meja untuk waktu yang lama.

Jangan Ragu Mengolah Masakan dengan Minyak Zaitun

2. Minyak Kelapa
Mudah saja, simpan minyak dalam wadah dan pastikan tertutup rapat. Sama dengan minyak zaitun, baiknya simpan di lemari dapur. Jika ingin minyak kelapa tetap segar untuk waktu yang lebih lama, kamu dapat mendinginkannya tetapi akan merubah tekstur. Buanglah minyak yang berbau tengik atau busuk. Tanda minyak kelapa sudah tak layak pakai diantaranya warna kekuningan, tekstur tebal, dan bau asam atau pahit.

 

1 dari 2 halaman

3. Minyak Wijen
Punya rasa yang khas, minyak wijen wajib ada di dapur untuk menambah cita rasa masakan. Disarankan untuk menyimpan minyak wijen di lemari es untuk menjaga kondisi minyak tetap fresh. Berbeda dengan minyak kelapa, minyak wijen tidak akan mengeras. Minyak wijen sensitif terhadap panas, cahaya, dan paparan oksigen sehingga jangan mengganti wadah dan tetap di dalam botol yang digunakan saat membeli.

Minyak wijen

4. Minyak Nabati
Serupa dengan penyimpanan minyak lainnya, oksidasi dapat mempengaruhi minyak. Sering ditemukan dalam wadah plastik bening, karena cahaya tidak terlalu berpengaruh pada minyak nabati. Tetapi sama dengan minyak lainnya simpan minyak nabati pada wadah kedap udara di tempat sejuk dan gelap.


Laporan Abinsha Nurmaulida Rizky/ Sumber: RealSimple

2 dari 2 halaman

Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.

Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!

 

 

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

Beri Komentar