Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menerbangkan kontingan Indonesia yang akan mengikuti pertandingan di ajang ASEAN Para Games 2015. Kontingen yang terdiri dari 190 atlet difabel dan 50 orang ofisial berangkat dari Bandara Solo menuju Singapura. Para Games 2015 ini berlangsung di Singapura, 3-9 Desember.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, melepas secara simbolis penerbangan khusus charter flight para atlet difabel tersebut yang juga disaksikan oleh beberapa perwakilan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan kota Solo, serta General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Mochamad Firman di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Jawa Tengah.
Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar mengatakan, penerbangan khusus itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Garuda Indonesia terhadap olahraga nasional, khususnya dukungan kepada para atlet difabel.
“Kami turut bangga ikut membantu berperan dan menyukseskan kegiatan olahraga nasional dan berharap kontribusi ini bisa ikut mendorong semangat bertanding para atlet dan demi nama baik Indonesia,” kata Benny.
Penerbangan khusus ini menggunakan pesawat jenis Airbus 330-300 dengan kode penerbangan GA 8540 yang berangkat dari Solo pada pukul 10.20 WIB, dan akan tiba di Singapura pada pukul 13.20 waktu setempat. Sementara untuk kepulangannya dilakukan pada Kamis, 10 Desember akan menggunakan pesawat GA 8550 pukul 11.35 dan akan tiba di Solo pukul 13.35 WIB.
Pada ASEAN Para Games tahun 2014 di Nay Pyi Taw, Myanmar lalu, Indonesia menjadi juara umum dengan mengumpulkan 99 medali emas, 69 perak dan 49 perunggu. ASEAN Para Games adalah ajang olahraga dua tahunan yang diadakan untuk atlet-atlet yang mengalami cacat fisik (difabel).
ASEAN Para Games diikuti 11 negara Asia Tenggara yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Timor Leste, Thailand dan Vietnam.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire