Cara Tepat Menyimpan Daun Kemangi Biar Tak Mudah Layu

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 3 Desember 2020 19:12
Cara Tepat Menyimpan Daun Kemangi Biar Tak Mudah Layu
Daun kemangi paling nikmat dikonsumsi saat masih segar.

Dream - Tak ada yang bisa menandingi aroma dan rasa daun kemangi. Biasanya disajikan mentah untuk lalapan, campuran pepes atau menambah kesegaran pada hidangan kuah berbahan dasar ikan.

Tak heran kalau daun satu ini wajib ada di dapur. Sayangnya, jika tak disimpan dengan benar kemangi sangat mudah layu dan rontok. Kemangi paling nikmat dikonsumsi dalam kondisi segar. Nah, agar Sahabat Dream tak salah saat menyimpan, lakukan saja trik berikut

Beli Kemangi Muda
Sangat disarankan untuk membeli kemangi yang masih baru dipetik. Hal ini tentu saja bertujuan agar kesegaran dari kemangi tetap terjamin ketika disimpan. Daun Kemangi muda daunnya lebih hijau terang, tipis dan lebar. Teksturnya halus, dan tak berlubang. Bentuknya juga tidak keriting dan batangnya hijau tak terlalu tua. Kemangi muda juga sedikit lembap dan tak layu.

Bersihkan Daun yang Rontok
Setelah membeli, periksa dulu sebelum menyimpannya. Pisahkan atau bersihkan dulu daun-daun kemangi yang sekiranya sudah rontok dari batang. Hal ini bertujuan agar kemangi lebih segar merata.

 

1 dari 5 halaman

Simpan dalam Keadaan Kering
Jangan simpan kemangi dalam keadaan basah. Pastikan dulu kemangi dalam keadaan masih kering. Bungkus dengan kertas, lalu masukkan dalam kulkas. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan untuk mencuci dulu kemangi sebelum disimpan. Setelah disimpan dalam kulkas, kemangi akan bertahan sekitar 2-3 hari.

Kenali Manfaat Daun Kemangi bagi Kesehatan© shutterstock

Bungkus dengan Plastik Bening
Kamu juga bisa menyimpan kemangi dalam kulkas menggunakan plastik bening. Sebelum disimpa, patikan dulu jika kemangi dalam keadaan kering. Beri beberapa lubang pada plastik, lalu ikat. Lubang ini tentu berfungsi sebagai sirkulasi udara.

Baca trik selengkapnya di Diadona.id.

2 dari 5 halaman

Bumbu Lima Rempah Wu Xiang Fen, Rahasia Kelezatan Masakan China

Dream - Bebek peking, ayam tepung ala Taiwan dan daging tumis ala oriental, siapa yang bisa menolaknya? Rasanya sangat kaya, terutama saat digigit. Lapisan rasanya begitu banyak dengan paduan rempah yang bikin penasaran.

Masakan China terkenal dengan citarasa gurih yang kaya. Kuncinya ternyata ada di bubuk lima rempah atay Wu Xiang Fen atau ada juga yang menyebutnya Ngo Hiong. Bumbu ini banyak dijual di pasaran dalam kemasan botolan atau plastik.

Bumbu Lima Rempah Wu Xiang Fen, Rahasia Kelezatan Masakan China© MEN

Isi di dalamnya terdiri dari adas bintang, biji adas, kulit kayu manis (cassia), cengkeh dan lada Sichuan. Bumbu Lima Rempah rupanya memiliki filosfi tersendiri. 
Dalam kosmologi China, angka lima berhubungan dengan lima elemen dasar, api, tanah, logam, air, dan kayu.

 

3 dari 5 halaman

Simbolisme ini sangat penting dalam masakan China. Menurut ajaran pengobatan tradisional Tiongkok, campuran ini merangsang setiap organ di dalam tubuh. Bukan hanya membuat rasa masakan nikmat dan seimbang tapi juga baik bagi kesehatan tubuh.

Aslinya di China, meskipun bubuk 5 bumbu selalu terdiri dari bahan yang sama, jumlahnya masing-masing di tiap daerah. Juga berbeda di tiap juru masak. 

Campuran bumbu bisa mengandung lebih banyak rempah-rempah seperti kayu manis Ceylon, kulit jeruk kering (jeruk keprok atau jeruk), lada putih, adas hijau, pala atau jahe bubuk.

Bumbu lima rempah© Shutterstock

Bumbu lima rempah dapat digunakan untuk melumuri daging, ayam atau bebek yang akan diolah. Bisa juga dicampur ke dalam kuah dan taburan di atas hidangan tumisan. Pernah coba masak dengan bumbu ini, Sahabat Dream?

Sumber: 196flavors

4 dari 5 halaman

Trik Marinasi Daging Biar Bumbu Meresap Kaya Rasa

Dream - Ternyata membumbui daging tidak semudah yang dikira. Bukan hanya sekadar merendam dalam bumbu dan saus tapi ada teknik tertentu yang harus dilakukan agar proses membumbui optimal dan daging terasa lezat.

Trik Marinasi Daging Biar Bumbu Meresap Kaya Rasa© MEN

Sahabat Dream termasuk yang suka mengolah ayam, daging sapi maupun ikan dengan memarinasi atau merendamnya dalam bumbu? Agar mendapatkan rasa yang diinginkan, coba lakukan tiga trik berikut.

Haluskan bumbu
Bawang putih, bawang bombay, lada hitam dan berbagai rempah masakan, cenderung lebih menyerap saat dihaluskan. Bisa juga dipanggang baru digeprek. Cara ini akan membuat aroma dan rasanya lebih keluar. Setelah itu baru dicampur dengan perasan lemon atau saus untuk merendam daging, ayam, atau ikan.

5 dari 5 halaman

Diamkan minimal 30 menit

Protein hewani biasanya membutuhkan waktu lebih dari lima menit untuk menyerap semua rasa. Tidak perlu menunggu 24 jam, tetapi sebaiknya diamkan bahan masakan yang dimarinasi selama minimal 30 menit. Bisa juga memarinasi ayam atau daging sapi saat malam, diamkan dalam lemari es, keesokan paginya baru diolah.

Daging© Shutterstock

Bumbu akan lebih meresap dan aromanya juga sedap. Pastikan saja tak menaruh terlalu banyak garam karena akan terlalu asin.

Ikan panggang© Shutterstock

Penting juga mempertimbangkan porsi masakan. Lebih baik marinasi bahan masakan sesuai dengan porsi makan satu keluarga dan sekali masak.

Takaran bumbunya akan lebih pas. Tak kurang dan tak berlebihan. Selain itu, merendam bahan mentah bisa menimbulkan pertumbuhan bakteri. Jika terlalu banyak dan disimpan lama, khawatir bisa menimbulkan keracunan.

Sumber: Reader Digest

 

Beri Komentar