Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Foxnews.com)
Dream - Seorang pria Australia yang bertekad untuk tidak makan apa-apa selain kentang selama satu tahun mengaku berat badannya turun lebih dari 100 pon atau sekitar 45 kilogram.
Tidak hanya itu, dia sudah tidak tergantung lagi pada obat-obat antidepresan dan kadar kolesterolnya juga ikut turun.
Andrew Taylor dari Melbourne mengatakan meski awalnya banyak yang mencibir diet kentang yang dijalaninya itu, namun dia bisa menghilangkan kecanduannya terhadap makanan yang tidak sehat.
"Kita tidak bisa lepas dari makanan tidak sehat. Tapi paling tidak ingin bebas dan bertanya-tanya apakah ada makanan yang bisa aku makan. Dan ternyata kentang adalah pilihan terbaik," kata Andrew kepada News.com.au.
Kata Andrew, kentang benar-benar menyediakan segalanya. Semua tahu kentang mengandung karbohidrat. Tapi sebenarnya kentang juga mengandung protein dan lemak nabati.
"Kentang juga merupakan sumber serat, Vitamin C dan zat besi yang bagus," tambahnya.
© Dream
Pria yang dulunya sering minum-minum dan makan makanan digoreng ini mengunggah pengalamannya dengan kentang di media sosial.
Dia mengatakan bahwa diet kentang yang dijalaninya tidak sampai mengganggu aktivitas sosialnya. Andrew bahkan terbiasa bertanya apakah kentang merupakan salah satu menu yang disediakan sebelum masuk ke restoran.
Meski awalnya sulit tertarik dengan jenis makanan lainnya, Andrew berencana makan malam dengan menampilkan makanan lain pada 1 Januari 2017 untuk merayakan prestasinya. Namun Andrew akan melakukan pembatasan soal makanan non-kentang yang akan dimakannya.
"Saya kira mayoritas menunya masih kentang. Mungkin dengan tambahan beberapa topping yang menarik seperti cabai atau selada," katanya.
© Dream
Namun tidak semua netizen memuji pencapaian Andrew ini. Sebagian ahli diet dan ahli nutrisi mengkritik Andrew. Mereka mengatakan Andrew tidak akan mendapatkan nutrisi penting yang ada pada makanan lainnya.
Tetapi Andrew mengklaim kesehatannya terus meningkat setiap kali memeriksakan diri ke dokter. Dia mengatakan dokter yang memeriksanya menyetujui diet kentang yang dijalaninya.
"Jika kalian ingin hasil yang ekstrem, kalian harus melakukan yang ekstrem juga. Ya, diet ini memang ekstrem. Tapi apa ada yang salah dengan itu?" katanya.
(Sah/Sumber: foxnews.com)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?