Makan Salad Saja Saat Buka Puasa, Apakah Boleh?

Reporter : Dwi Ratih
Senin, 19 April 2021 18:47
Makan Salad Saja Saat Buka Puasa, Apakah Boleh?
Siapa yang ingin tetap sehat selama puasa?

Dream - Azan magrib menjadi suara paling dinantikan setiap umat Muslim selama bulan Ramadan. Setelah berpuasa kurang lebih 12 jam, suara azan itu menjadi pertanda kita boleh menyantap makanan dan minuman.

Biasanya, ragam menu buka puasa tersaji mulai dari aneka gorengan, es buah, lontong nasi, mie atau bihun goreng, hingga es kopi susu yang lagi hits.

Tapi alih-alih ingin hidup sehat, ada beberapa orang, mungkin Sahabat Dream juga, yang memiliki buka puasa hanya memakan salad sayur atau buah. Apakah menu makan itu saja cukup menyehatkan?

Jawabannya boleh saja. Dengan catatan, kamu harus bisa memastikan setelah makan salad sayur atau buah dilanjut dengan makan berat termasuk nasi, sayur, serta lauk-pauk lainnya agar kebutuhan karbohidrat, protein, dan lemak tercukupi.

 

1 dari 5 halaman

Kata pakar

dr Ayu Anggraini dari CYN Clinic Grandwisata menjelaskan kepada Dream pada Senin, 19 April 2021 bahwa tubuh butuh gizi seimbang untuk bisa bekerja optimal.

" Kecukupan gizi seimbang itu yang paling penting untuk tubuh agar bisa menjalankan fungsinya. Nggak ada satu jenis makanan yang bisa mencukupi kebutuhan gizi seimbang," jelas dr Ayu.

" Protein itu yang bikin kita kenyang, sumber yang kaya protein ada di daging," tambahnya.

Ilustrasi© Shutterstock

 

2 dari 5 halaman

Tetap harus konsumsi asupan lain

Dalam perbincangan Redaksi Dream.co.id dengan dr Ayu, ia menegaskan ketika menjalani puasa Ramadan baiknya penuhi saja gizi seimbang untuk tetap menjaga kesehatan tubuh.

" Apalagi habis puasa seharian, kesempatan untuk melengkapi kebutuhan tubuh cuma saat berbuka dan sahur. Namun tetap perhatikan jumlah porsi," kata dr Ayu lagi.

Untuk memaksimalkan kesehatan tubuh, buah dan sayur saja tidak cukup. Jenis makanan yang beragam mampu melengkapi kebutuhan gizi.

3 dari 5 halaman

Cegah Penuaan Dini dengan Rutin Pakai Sunscreen

Dream - Melindungi kulit dari sinar matahari sangat penting untuk dilakukan. Paparan sinar matahari ternyata dapat menimbulkan tanda-tanda penuaan dini pada kulit.

Menurut dr. Litya Ayu Kanya Anindya, dokter spesialis kulit, terkenap paparan sinar matahari yang terdiri dari radiasi UV A dan UV B berisiko menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit.

"  Aging skin disebabkan sinar ultraviolet yang mengandung UV A dan UV B. Paparan UV A bisa mencapai bagian dermis kulit sehingga menyebabkan hilangnya elastisitas kulit, serta kerutan halus yang mendalam," ujar dr Litya dalam konferensi pers virtual peluncuran L’Oréal Paris UV Defender, Kamis 15 April 2021.

Untuk mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dini akibat paparan sinar matahari yang disebut photoaging, perlindungan pada kulit pun harus segera dilakukan.

Salah satunya dengan rutin menggunakan sunscreen. Dokter lulusan Universitas Indonesia itu mengungkapkan sunscreen yang baik harus memiliki perlindungan broad-spectrum.

" Penggunaan sunscreen sangat penting untuk melindungi kulit dari efek photoaging. Sunscreen yang baik adalah yang memiliki perlindungan broad-spectrum, yaitu terhadap UVB dan UVA," tutur dr Lidya.

4 dari 5 halaman

Produk Sunscreen Terbaru dari L’Oréal Paris

Peluncuran L’Oréal Paris UV Defender© Istimewa

Menawarkan perlindungan dari sinar matahari bagi masyarakat Indonesia, brand kecantikan L’Oréal meluncurkan produk sunscreen terbaru.

Menjadi produk sunscreen yang tak hanya menawarkan proteksi dari sinar matahari, namun juga mencegah tanda penuaan kulit lebih intens dengan kandungan skincare actives di dalamnya.

" Sunscreen menjadi produk yang wajib dimiliki dalam setiap skincare rutin kita, mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah tropis dengan intesitas paparan sinar matahari yang tinggi," kata Maria Adina, Brand General Manager L’Oréal Paris Indonesia pada kesempatan yang sama.

Maria juga mengungkapkan, penambahan skincare actives pada sunscreen terbaru ini dilakukan untuk memenuhi keinginan masyarakat Indonesia yang membutuhkan produk dengan manfaat lebih untuk kulitnya.

" Pada umumnya masyarakat menginginkan produk sunscreen yang memiliki manfaat lebih yang tak sekedar mampu melindungi kulit kita dari paparan sinar UV," ucap Maria

Dengan kandungan SPF 50+ dan PA++++ yang memberikan perlindungan tinggi dari paparan UV A dan UV B, L’Oréal Paris UV Defender tersedia dalam 4 varian, mengandung skin care actives yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan kulit.

5 dari 5 halaman

Terdiri dari 4 Varian

Varian Bright and Clear mengandung niacinamide yang dapat mencerahkan kulit dan meratakan warna kulit. Varian ini juga memiliki tekstur yang ringan serta memberikan kelembabpan hingga 8 jam pada kulit.

UV Defender Matte and Fresh menjadi varian suncreen yang cocok untuk kulit berminyak karena mengandung airlicium yang dapat menyerap minyak berlebih.

Kemudian varian Correct Protect dilengkapi dengan Vitamin GC yang dapat melindungi kulit dari radikal bebas. Serta mengandung Apricot pigment yang memberikan efek warna merata pada kulit. Varian ini disarnkan untuk pemilik kulit kombinasi.

Terakhir, UV Defender Moist and Fresh dengan kandungan Hyaluronic Acid yang dapat melembabkan serta menjaga kelembaban kulit. Varian ini cocok untuk pemilik kulit kering.

Beri Komentar