Mengintip Dapur Susu Greenfields

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 24 Februari 2020 15:13
Mengintip Dapur Susu Greenfields
Seperti apa produksi susu yang dibuat?

Dream - Anda merupakan penikmat susu sapi dan segala produk turunannya? Selama ini mungkin Anda tinggal beli di minimarket. Tapi tahukah Anda di balik kenikmatan susu yang selama ini Anda konsumsi ada rantai produksi yang panjang.

Mari kita lihat proses pengolahan susu di pabrik Greenfields yang berada di Malang, Jawa Timur. Dari pabrik inilah beragam produk olahan susu yang Anda nikmati diolah. Saban hari, pabrik ini menerima 230 ton susu per hari.

Susu dari para peternak tersebut disimpan di tempat penyimpanan yang bernama cylo. Di sinilah ada proses standardisasi lemak yang diinginkan. “ Di sana ada proses standardisasi fat-nya,” kata Head of Dairy Manufacturing Greenfields Indonesia, Darmato Setyawan.

 Susu segar ditampung.`© Dream.co.id/Shania Suha Marwan

1 dari 5 halaman

Kemudian, susu ini dipilah-pilah berdasarkan jenis produk yang akan dibuat. Kalau UHT, susu akan melalui proses sterilisasi dengan UHT. Kalau susu pasteurisasi, nantinya akan melalui proses pasteurisasi.

 Susu segar disterilkan sebelum dikemas.© Dream.co.id/Shania Suha Marwan

Kemudian, susu ini akan ditampung ke aseptic tank dan masuk ke mesin filling yang dipisah antara filling mesin pasteurisasi dan UHT.

  Susu ditampung di aseptic tank© Dream.co.id/Shania Suha Marwan

2 dari 5 halaman

Setelah sudah diisi, nantinya akan dikemas dan siap untuk didistribusikan. Selama proses, susu pasteurisasi dibuat Greenfields sangat higienis karena tidak langsung terkena tangan manusia dan juga tidak langsung terkena udara.

 Susu yang dikemas siap didistribusikan.© Dream.co.id/Shania Suha Marwan

Laporan: Shania Suha Marwan

3 dari 5 halaman

Suka Susu Kemasan? Ternyata Begini Cara Perawatan Sapi Perah

Dream - Sahabat Dream pasti pernah minum susu kemasan yang bisa langsung dikonsumsi. Selain rasanya yang segar, kini pecinta susu juga memiliki banyak pilihan karena produsen membuat berbagai aneka rasa.  

Susu memang termasuk salah satu asupan yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Pasti ingat dong dengan jargon menu 4 sehat 5 sempurna. Nah, susu adalah salah satu anjuran penyempurna dari empat asupan wajib bagi masyarakat itu. 

Tapi tahukah Sahabat Dream bagaimana produksi susu kemasan tersebut hingga akhirnya bisa tersaji di meja makan kamu?

Jurnalis Dream berkesempatan untuk mengunjungi sebuah peternakan yang dikelola produsen food and beverages, PT Greenfield Indonesia. Peternakan tersebut berada di Babadan, Malang, Jawa Timur. 

 

 © Dream

 

Head of Farm 1 Greenfields Indonesia, Hani Yudayan yang menyambut tim media pada Kamis, 20 Februari 2020 menjelaskan susu kemasan umumnya diperoleh dari sapi yang sudah berusia minimal dua tahun.  

Sapi-sapi perah di perternakan itu berasal dari Australia dan ditempatkan di kandang yang dibuat semirip mungkin dengan negara asalnya. Tak seperi sapi pedaging, sapi perah memang lebih banyak dikandangkan daripada dilepas liar. 

" Karena berada di iklim tropis, kami membuat kandang yang nyaman dan mirip dengan tempat asalnya. Kalau tidak dikandangin, mereka tidak bisa bertahan hidup,” kata Hani.

4 dari 5 halaman

Sapi Ternyata Makhluk Sosial

Yang mengejutkan, Hani menjelaskan jika cara hidup sapi kurang lebih mirip seperti manusia sebagai mahkluk sosial. Sapi harus hidup berkelompok dan melewati proses adaptasi bertahap saat mereka lahir.

Saat lahir, bayi-bayi sapi akan berada di kadang yang hanya dihuni satu ekor hingga berusia 30 hari. Setelah itu, sekat-sekat di kandang dibuka sampai mereka berusia 60 hari. Hingga usia 2 bulan, sebuah kandang minimal akan dihuni oleh dua ekor sapi.

“ Sebelum dibuka, mereka harus ada di ukuran yang sama agar tidak berkompetisi,” kata dia.

Nantinya, dalam kandang tersebut akan ada 100 ekor berukuran yang sama. Syarat ukuran ini ternyata wajib dipenuhi. “ Supaya tidak terjadi perselisihan satu sama lain,” jelas Hani.

5 dari 5 halaman

Seperti Apa Perawatan Bayi Sapi Baru Lahir?

 Ternyata, Begini Proses Pengembangbiakan Sapi Perah© MEN

Hani menjelaskan, sapi yang baru lahir akan membawa plasenta dan tim akan mengoleskan larutan Iodine di bagian pusar agar bisa mengering. 

Saat masih bayi, anak sapi ini akan mendapat kolostrum dari induk sapi yang diambil dari sang induk yang baru melahirkan. Kolostrum ini dibutuhkan anak sapi karena kandungan antibodi. 

“ Itu adalah susu yang mengandung tinggi antibodi beda sama manusia yang transfer antibodinya lewat plasenta kalau sapi itu dapetnya melalui kolostrum,” kata dia. 

Sebelum pemberian kolostrum, tim akan terlebih dahulu kualitas perasan pertama. Jika kualitas dianggap memenuhi syarat, barulah susu kolostrum itu diberikan kepada bayi-bayi sapi. 

Kandang untuk bayi sapi juga dibuat khusus. Mereka diberi alas jerami yang cukup tebal agar hangat dan nyaman.

“ Untuk bayi sapi yang baru lahir diletakan diatas jerami yang lebih tebal daripada sapi berusia lebih tua agar mereka tetap merasa hangat,” kata dia.

Nah sudah tahu kan proses perawatan sapi. Tunggu ya informasi terbaru lainnya.

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin