Mulai Makan Plant Based? Pastikan Ada 5 Asupan Protein Tinggi

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 4 November 2022 07:12
Mulai Makan Plant Based? Pastikan Ada 5 Asupan Protein Tinggi
Sumber protein nabati ini penting untuk kamu ketahui.

Dream - Semakin banyak orang tertarik untuk mengikuti pola makan vegan atau vegetarian. Pergeseran konsumsi makanan dari produk hewani semakin mudah dengan tersedianya bahan makanan nabati yang juga kaya akan nutrisi.

Ada satu kekhawatiran yang muncul saat menerapkan kebiasaan makan vegan atau vegetarian, yaitu kurangnya asupan protein yang cukup. Maka dari itu, seseorang dengan pola makan vegan atau vegetarian harus memastikan untuk mendapatkan cukup protein dari makanan nabati.

Bagi Sahabat Dream yang ingin mencoba hanya mengonsumsi buah dan sayur, pastikan tahu asupan nabati kaya protein ini. Selalu sertakan dalam menu harian agar kebutuhan protein

Kacang Lentil
Kacang lentil merupakan bahan makanan nabati yang kaya akan protein, sehingga cocok untuk kamu yang sedang diet. Selain itu, kacang lentil juga mengandung banyak vitamin dan serat.

Tahu
Tahu merupakan sumber protein nabati yang baik untuk tubuh. Bahan makanan yang terbuat dari kedelai ini cocok untuk dimasak dengan berbagai cara.

 

1 dari 6 halaman

Kacang Polong
Tumbuhan kacang ini kaya akan protein dan nutrisi yaitu vitamin D dan mangan. Kacang polong juga cocok dikonsumsi untuk yang sedang diet, karena kaya akan antioksidan dan asam lemak omega 3.

8 Manfaat Kacang Polong yang Jarang Disadari

Kacang
Kacang-kacangan kaya akan protein, serat, dan asam amino. Kamu bisa menyantapnya dengan berbagai cara, dengan dicampurkan ke makanan utama atau untuk camilan.

Biji Chia
Biji-biji kecil ini kaya akan protein dan rendah kalori. Biji chia bisa dicampurkan ke berbagai hidangan, seperti smoothies, salad, atau jus.

 

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Food NDTV

2 dari 6 halaman

Catat, Waktu Terbaik Konsumsi Protein Sesuai Kebutuhan

Dream – Protein merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi. Protein berguna untuk membangun dan memperbaiki sel dan jaringan.

Termasuk menjaga keseimbangan cairan, respons sistem kekebalan, dan menjaga penglihatan selalu baik.

Dilansir dari Food.NDTV, tubuh kita setidaknya mengandung 10 ribu protein berbeda. Selain, mengonsumsi makanan yang mengandung protein sangat penting, waktu yang tepat untuk mengonsumsinya juga perlu diperhatikan.

Memang, tidak ada standar yang ditetapkan mengenai waktu terbaik, untuk mengonsumsi protein. Jika Sahabat Dream punya target berikut, coba konsumsi protein di waktu yang paling tepat.

1. Pengaturan berat badan
Protein membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebihan. Penelitian menunjukkan, protein meningkatkan hormon rasa kenyang sekaligus mengendalikan hormon rasa lapar.

Lapar di tengah malam adalah godaan terbesar dan sangat sulit dikendalikan. Makan protein yang cukup sepanjang hari membantu mencegah kelaparan di malam hari.

Waktu terbaik makan protein saat ingin turunkan badan adalah dengan mengonsumsinya saat sarapan karena bisa mempercepat metabolisme untuk hari tersebut. Saat makan malam, ganti karbohidrat dengan protein juga menunjukkan efek positif.

 

3 dari 6 halaman

2. Menguatkan massa otot

Apakah Sahabat Dream sedang banyak olahraga untuk meningkatkan massa dan kekuatan otot? Jika iya, maka protein sangat dibutuhkan. Otot terdiri dari protein sehingga ini merupakan nutrisi yang paling baik untuk kesehatan otot.

Jogging

Waktu terbaik untuk konsumsi protein jika ingin membangun massa otot sepanjang hari. Baik saat sarapan, makan siang maupun makan malam. Penting untuk berolahraga kecil sekitar 20-60 menit sebelum tidur.

 

4 dari 6 halaman

3. Ibu hamil

Protein penting untuk pertumbuhan jaringan dan organ bayi yang sehat. Protein juga memastikan bahwa permintaan ibu untuk meningkatkan volume darah, pertumbuhan jaringan Rahim dan payudara terpenuhi.

ibu hamil

Karena ada kebutuhan akan asupan protein yang meningkat, paling baik konsumsi protein sepanjang hari. Kebutuhan protein meningkat tiap trimesternya. Trimester pertama membutuhkan jumlah normal yakni 0,8 sampai 1 g/kg berat badan. Sedangkan trimester kedua dan ketiga 1,2 g/kg berat badan.

 

5 dari 6 halaman

4. Untuk pemulihan

Protein membantu mempercepat pemulihan setelah cedera yang disebabkan oleh penyakit, pembedahan, kecelakaan atau olahraga. Protein adalah bahan penyusun jaringan, jadi kita perlu membangun dan memperbaiki jaringan apa pun.

Dalam skenario ini, disarankan untuk mengonsumsi protein sepanjang hari. Baik kualitas maupun kuantitas sama penting. Kebutuhan protein meningkat selama periode sakita atau pemulihan yakni 20-25% dari total kalori dapat ditambahkan.

 

6 dari 6 halaman

5. Tidur lebih berkualitas

Penelitian mengatakan terdapat korelasi positif antara asupan protein dan kualitas tidur yang baik. Protein seperti triptofan membantu metabolisme hormon tidur melatonin.

Paling baik makan protein bersama karbohidrat sebelum tidur. Triptofan asam amino membantu tidur dan karbohidrat membantu pengirimannya ke otak sehingga makan camilan kecil yang mengandung dua nutrisi ini akan membantu tidurmu.

 

Beri Komentar