Tenda Angkringan 'Go Internasional', Bikin Heboh Jalanan Jepang

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 4 November 2019 19:12
Tenda Angkringan 'Go Internasional', Bikin Heboh Jalanan Jepang
Sebuah tenda angkringan berdiri tegak di salah satu kawasan komersial di Jepang, Ikebukuro, Tokyo.

Dream - Nasi kucing, kopi joss, usus goreng, ceker, tempe bacem, jadi menu yang selalu dicari oleh pencinta makanan angkringan. Tersaji seadanya di tenda yang berlokasi di jalan-jalan Yogyakarta.

Siapa sangka kalau tenda angkringan ini juga bisa go international. Sebuah tenda angkringan berdiri tegak di salah satu kawasan komersial di Jepang, Ikebukuro, Tokyo. Tenda ini dibangun di salah satu trotoar, sangat menarik perhatian!

Angkringan di Jepang© Jun Kitazawa Facebook

(Foto: Facebook Jun Kitazawa)

Bayangkan saja kota yang sangat rapi dengan nuansa metropolis, tiba-tiba berdiri tempat makan angkringan sederhana. Terpal untuk menutupi gerobak rupanya dicetak khusus, yaitu bergambar suasana khas Yogyakarta.

 

1 dari 5 halaman

Kolaborasi Banyak Pihak

Angkringan sampai ke Jepang ini rupanya bagian dari proyek seni. Konsepnya dikembangkan oleh Jun Kitazawa, bertajuk “ NOWHERE OASIS”. Ia bekerja sama dengan banyak pihak untuk bisa memboyong gerobak angkringan ke Jepang.

Angkringan di Jepang© Facebook Jun Kitazawa

(Foto: Facebook Jun Kitazawa)

Instalasi seni tersebut bisa terwujud berkat kerja sama dengan Yayasan Biennale Yogyakarta, The Japan Foundation Asia Center, Art Merdeka, Angkringan 45 Bayat
Taman Budaya Yogyakarta, dan Festival/Tokyo.

 

2 dari 5 halaman

Koneksi Tokyo-Yogyakarta

" Lanskap yang terlahir dari proyek di Tokyo akan dibawa kembali ke Yogyakarta. Angkringan-angkringan di berbagai lokasi di Yogyakarta akan mengadopsi berbagai memori dari Tokyo, sebagai upaya untuk menghadirkan rasa asing pada kehidupan sehari-hari di Yogyakarta," tulis Jun dalam akun Facebooknya.

 

Angkringan di Jepang© Jun Kitazawa Facebook

Acara ini berlangsung 1 November hingga 10 November 2019. Bukan hanya gerobak, di dalamnya juga tersaji makanan khas angkringan yang tentu saja membuat banyak orang Jepang penasaran.

Sumber: Facebook Jun Kitazawa

3 dari 5 halaman

Kabayaki, Teknik Masak dari Jepang Penghilang Bau Amis Ikan Lele

Dream - Menghilangkan bau amis pada lele bisa menjadi hal yang cukup menyulitkan. Bau itu timbul karena ikan lele umumnya hidup di air tawar dengan kondisi berlumpur.

Saat bau amis tercium, kelezatan daging ikan lele yang sudah terkenal itu akhirnya pupus.

Daripada batal mencicip hidangan berbahan ikan ini karena baunya, mengapa Sahabat Dream tak mencoba berlajar mengolah ikan lele agar bebas dari bau amis?

Ikan Lele© Foto: Annisa Mutiara/Dream

Sahabat Dream bisa mencoba teknik memasak dari Jepang yaitu Kabayaki. Ini adalah metode menghilangkan bau amis dengan membuat bumbu lebih meresap ke daging ikan.

" Pilih ikan lele jenis jumbo atau sangkuriang yang dagingnya lebih lembut dan besar. Ikan lele yang fresh tidak dilihat dari mata yang masih bening, yang penting dia masih dalam keadaan hidup," tutur Hardian, Executive Chef Ichiban Sushi di Jakarta, Senin 8 Juli 2019.

 

4 dari 5 halaman

Mulai dari Teknik Mencuci Ikan Lele

Kabayaki dimulai dengan mencuci ikan di bawah aliran air sambil membuang bagian kepala dan isi perut yang menjadi sumber bau amis.

Kemudian ikan disayat secara tipis menjadi dua bagian untuk menghilangkan duri dan tulang.

Ikan Lele© Foto: Annisa Mutiara/Dream

" Sebelum dibumbui bisa gunakan cuka untuk menghilangkan bau amis. Direndam sebentar saja lalu dicuci langi supaya rasa cukanya hilang," jelasnya.

 

5 dari 5 halaman

Agar Bumbu Meresap

Tusuk fillet ikan dengan skewer yang terbuat dari besi atau bambu. Siapkan bumbu marinasi yang terdiri dari saus kikkoman, gula dan mirin bersertifikasi halal.

Cita rasa manis gurih akan menyamarkan rasa amis pada daging ikan.

Ikan Lele© Foto: Annisa Mutiara/Dream

" Sebelum dibakar harus direndam selama tiga menit. Bakar sebentar, rendam lagi selama tiga menit. Ulangi sampai lima kali proses hingga bumbu meresap dan bau amis hilang. Bisa disajikan bersama nasi hangat," pungkasnya.(Sah)

 

Beri Komentar