Perhatian Kaum Pria, 5 Asupan Ini Bisa Tingkatkan Hormon Testosteron

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 18 Mei 2023 12:20
Perhatian Kaum Pria, 5 Asupan Ini Bisa Tingkatkan Hormon Testosteron
Konsumsi rutin biar selalu merasa fit.

Dream- Testosteron merupakan hormon seks utama pada pria. Hormon ini berfungsi untuk kesuburan, fungsi seksual, komposisi tubuh, serta kekuatan dan massa otot. 

Akan tetapi, beberapa kondisi seperti seiring bertambahnya usia, obesitas, konsumsi alkohol, narkoba, dan beberapa obat suplemen penguat lainnya dapat menjadi faktor yang memengaruhi menurunnya jumlah hormon di dalam tubuh. Rendahnya hormon testosteron dapat menyebabkan berbagai gejala masalah kesehatan seperti ganguan tidur, kelelahan kronis, depresi, konsenstrasi memburuk, hingga gangguan libido.

Oleh karena itu diperlukan cara untuk meningkatkan kadar testosteron yang rendah. Salah satunya dengan mengonsumsi beberapa asupan berikut.

1. Kacang-kacangan

Edamame, Bahan Kaya Gizi untuk MPASI Bayi

Kacang-kacangan merupakan pilihan yang tepat dalam hal kesuburan pria. Mengonsumsinya dapat membantu meningkatkan hormon testosteron, serta baik untuk kualitas sperma dan sistem reproduksi, lho.

Sebuah studi yang dilakukan di Taiwan juga mengungkap bahwa makan polong-polongan seperti buncis, kacang polong, dan kacang tanah bisa meningkatkan kadar testosteron rendah dan perbaiki fungsi testis yang buruk. Hal ini karena kacang-kacangan memiliki dua nutrisi seperti seng dan magnesium yang bisa meningkatkan kadar testosteron.

 

 

1 dari 6 halaman

2. Madu

Selain sebagai herbal alami untuk mengatasi sakit tengorokan, madu juga berfungsi untuk meningkatkan libido dan vitalitas pria. Hal ini dibuktikan dengan sebuah tinjauan literatur pada 2019 yang menemukan bahwa madu bisa membuat kadar testosteron pada pria lebih tinggi dalam hal kualitas.

 

3. Sayuran Hijau

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung sangat kaya akan serat serta magnesium sehingga bisa bermanfaat untuk meningkatkan kadar testosteron pada tubuh.

Sebuah studi di Taiwan juga menemukan bahwa pria yang makan lebih banyak sayuran hijau gelap memiliki kadar testosteron lebih tinggi daripada pria yang tidak mengonsumsinya. Sebuah studi tahun 2018 juga melihat hasil yang serupa.

 

2 dari 6 halaman

4. Ikan Berlemak dan Minyak Ikan

Salmon

Tidak hanya lezat, ikan berlemak sangat bermanfaat karena kaya asam lemak dan omega-3. Hal ini juga terlihat dalam sebuah studi tahun 2020 yang menemukan bahwa mengonsumsi minyak ikan bisa meningkatkan kadar testosteron pada pria. Studi tersebut juga menemukan bahwa DHA, sejenis asam lemak yang ditemukan di ikan juga sangat membantu agar testosteron optimal.

5. Susu dan Produk Olahan Susu

Sebuah studi 2021 terhadap pria Taiwan menyebutkan bahwa mengonsumsi susu dan produk susu bisa menaikkan kadar tostesteron yang rendah. Studi lain di 2019 terhadap pria paruh baya dan lanjut usia di Taiwan juga menarik kesimpulan serupa. Hal ini karena susu sangat kaya vitamin D yang penting untuk produksi testosteron. 

 

Laporan: Hany Puspita Sari/ Sumber: Health.com

 

3 dari 6 halaman

Memasuki Usia 40, Hormon Testosteron Berkurang Signifikan

Dream - Usia 40 dianggap sebagai usia paling matang di fase hidup seorang pria. Bahkan banyak yang beranggapan kalau daya tarik seorang pria mencapi puncaknya di usia 40. Penting diketahui, saat seorang pria sudah mencapai usia 40 ada risiko kesehatan yang menghantui.

Salah satunya adalah turunnya hormon testosteron secara signifikan. Data dari sebuah studi menunjukkan bahwa terdapat 38,7% pria dengan usia
di atas 45 tahun memiliki kadar testosteron kurang dari kadar normalnya yaitu, kurang dari 300 nanogram/desiliter (ng/dL)1.

" Kekurangan hormon testosteron banyak terjadi pada pria usia 40 tahun ke atas. Dimulai dari usia 30 tahun akan terjadi penurunan hormon testosteron seiring bertambahnya usia yang mengakibatkan terjadi penurunan kadar hormon testosteron dalam tubuh seorang pria," kata dr. Nugroho Setiawan,spesialis bidang andrologi, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.

 

4 dari 6 halaman

Sebagian Besar Pria Tak Menyadarinya

Penurunan level ini sekitar 2 hingga 3 persen per tahun. Memasuki usia 40 tahun kadar testosteron menjadi sekitar 65 – 70% dan pada usia 60 tahun ke atas sekitar 45 – 50% dari usia 25 tahun.

Ini Alasan Pria Enggan Periksakan Kanker Prostat

" Banyak pria yang mengalami kekurangan hormon testosteron tidak menyadari penyakitnya. Deteksi awal kekurangan hormon testosteron dapat dilakukan dengan memperhatikan gejala yang dialami," kata dr. Nugroho.

 

5 dari 6 halaman

Gejala Saat Hormon Testosteron Menurun

Selalu perhatikan perubahan tubuh, sekecil apapun itu. Terutama ketika usia memasuki akhir 30an. Berikut gejala-gejala yang muncul saat level hormon testosteron menurun drastis.

1. Penurunan dorongan seksual
2. Lemas / kurang tenaga
3. Daya tahan / kekuatan fisik menurun
4. Tinggi badan berkurang
5. Kenikmatan hidup menurun
6. Mudah kesal / marah
7. Disfungsi ereksi
8. Penurunan kemampuan olahraga
9. Sering mengantuk / tertidur sesudah makan malam
10. Penurunan prestasi kerja

 

6 dari 6 halaman

Konsultasi dengan Dokter

“ Pria yang mengalami gejala – gejala kekurangan hormon testosteron harus segera berkonsultasi dan memeriksa kadar testosteronnya untuk mendapatkan terapi sulih hormon sehingga kualitas hidup juga menjadi lebih baik,” kata dr. Nugroho.

Kanker Penis Lebih Ganas dari Prostat, Ketahui Gejalanya

Terapi sulih hormon testosteron adalah untuk mengembalikan kadar testosteron ke tingkat normal. Penelitian membuktikan bahwa terapi sulih hormon testosteron dapat memperbaiki setiap komponen sindrom metabolik.

Rendahnya hormon testosteron dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk gangguan psikologis, gangguan metabolik, gangguan kardiovaskular, gangguan seksual, permasalahan fisik, serta risiko kematian yang lebih tinggi.

Beri Komentar