Ilustrasi (www.huffingtonpost.com)
Dream - Setiap ayah baru selalu berharap bisa menghabiskan waktunya dengan buah hatinya. Namun kebijakan cuti yang pendek membuat mimpi ini harus dipendam dalam.
Tak cuma di Indonesia, masalah yang sama kerap ditemukan orang tua baru. Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu negara terburuk dalam urusan cuti. Ini tentu kabar buruk bagi para ayah baru.
" Untuk perusahaan kecil, hanya 10-15 persen saya yang mau memberikan cuti bagi ayah. Ini berarti lebih banyak ayah baru yang tidak bisa membuat ikatan batin dengan anaknya," ujar Simon Isaacs, pendiri Fatherly seperti dikutip laman businessinsider.com, Minggu, 3 Mei 2015.
Beruntung isu cuti bagi ayah kini semakin terdengar keras di AS. Bahkan mulai banyak perusahaan yang menyadari perlunya memberikan cuti berbayar bagi pekerjanya.
" Penawaran tambahan cuti bagi ayah baru kini jadi keungulan perusahaan dalam mencari pegawai," kata Isaacs.
Tergerak dengan fenomena itu, Fahterly baru-baru ini mengeluarkan daftar perusahaan terbaik untuk para ayah baru.
Bertengger di peringkat teratas adalah perusahan mesin pencari raksasa Google. Perusahaan ini menyediakan waktu cuti sebanyak 12 pekan, kebijakan fleksibel, dan fasilitas perawatan anak di kawasan Googleplex.
Berikut adalah 10 perusahaan terbaik baru para ayah baru:
1. Google
2. Facebook
3. Bank of America
4. Patagonia
5. State Street
6. Genentech
7. LinkedIn
8. Arnold & Porter
9. Roche Diagnostics
10. Price Waterhouse Coopers (PwC)
Advertisement

Mengapa Milenial Selalu Merasa Selera Musiknya Lebih Bagus Dibanding Generasi Setelahnya

Persiapan Saat Harus Hidup Sendiri di Luar Kota untuk Kuliah

Satu Nama Tiga Varian: Beda Mie Ayam Jakarta, Mie Ayam Bangka, dan Mie Ayam Wonogiri


Satu Kota, Dua Benua: Sejarah Istanbul dan Perjalanan Panjang Perubahan Namanya

Menteri Hukum Uji Coba E-Voting dan Libatkan Pegawai untuk Pilih Kepala Kanwil Baru di Jawa Timur

Ilmuwan Indonesia Unjuk Gigi di Panggung Remote Sensing Dunia, dari Selat Bali hingga Gunung Ibu