Laba Bersih Mandiri Syariah di 2018 Meroket 65,7 Persen

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 11 Maret 2019 15:45
Laba Bersih Mandiri Syariah di 2018 Meroket 65,7 Persen
Raihan ini didukung oleh membaiknya beberapa segmen.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mencatatkan kinerja mengagumkan sepanjang 2018. Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk itu melaporkan lonjakan laba bersih sebesar 65,74 persen menjadi Rp605 miliar pada 2018.

Setahun sebelumnya, atau pada 2017 Mandiri Syariah melaporkan laba bersih perusahaan mencapai Rp365 miliar.

" Alhamdulillah, laba bersih kami naik 65,74 persen," kata Direktur Utama Mandiri Syariah, Tony E. B. Subari, di Jakarta, Senin 11 Maret 2019.

Menurut Tony, lonjakan laba bersih ini disokong pertumbuhan dari aset, pembiayaan, dan dana pihak ketiga. Pada 2018, aset Mandiri Syariah meningkat 11,83 persen dari 2017 yang sebesar Rp87,94 triliun menjadi Rp98,34 triliun serta pembiayaan meningkat 11,63 persen dari Rp60,69 triliun pada 2017 menjadi Rp67,75 triliun.

" Pertumbuhan pembiayaan ini diiringi dengan perbaikan kualitas," kata Tony.

Mandiri Syariah mencatat rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) nett bisa ditekan dari 2,75 persen pada 2017 menjadi 1,5 persen di tahun lalu.

Dalam bisnis penghimpunan dana murah, Mandiri Syariah mengelola dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp87,47 triliun atau tumbuh 12,3 persen dari Rp77,9 triliun pada 2017. Komposisi DPK Mandiri Syariah didominasi low cost fund yang mencapai Rp44,46 triliun atau tumbuh 10,16 persen.

" Porsi low cost fund itu 50,82 persen dari DPK," kata dia.

Menyambut tahun 2019, Tony berharap bisnis pembiayaan perusahaan bisa bertumbuh sebesar 11,2 persen, DPK 10-12 persen, dan laba kembali melonjak 50-60 persen.

1 dari 2 halaman

Mandiri Syariah Siapkan Platfom Digital Pelunasan Biaya Haji

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mempersiapkan platform chanel digital untuk memudahkan nasabah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) 2019.

Periode pelunasan BPIH diperkirakan akan dimulai pertengahan Maret 2019.

Senior Executive Vice President (SEVP) Mandiri Syariah, Anton Sukarna, menjelaskan platform tersebut disediakan oleh Mandiri Syariah Mobile Banking dan Mandiri Syariah Netbanking.

‘’Platform tersebut akan memudahkan nasabah melakukan pelunasan disamping layanan pelunasan melalui Kantor Cabang yang sudah ada sebelumnya," kata Anton di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 8 Maret 2019.

Menurut Anton, platform baru ini menjamin kemudahan, kenyamanan, dan fleksibelitas nasabah dalam melunasi biaya haji. Para calon haji tak perlu lagi datang ke kantor cabang dan antre di teller untuk melakukan pelunasan.

‘’Selanjutnya, dalam waktu tiga hari setelah pelunasan, nasabah harus menyerahkan bukti pelunasan ke Kemenag dengan membawa persyaratan yang diperlukan," kata dia.

Persyaratan yang harus dibawa nasabah ke Kantor Kemenag diantaranya resi pelunasan bank dan 10 lembar pas foto 4×6 background putih, 80 persen wajah.

2 dari 2 halaman

79 Ribu Jamaah Haji Mandiri Syariah Berhak Lunasi Biaya Haji

Total jamaah haji yang terdaftar melalui Mandiri Syariah dan berhak lunas untuk berangkat tahun ini sekitar 79 ribu. Jumlah tersebut sekitar 31 persen dari total jamaah haji Indonesia tahun 2019 yang berjumlah 220 ribu. Dari sekitar 79 ribu yang berhak lunas tahun ini, Manajemen memperkirakan pelunasan melalui e-channel akan mencapai sekitar 13 persen.

Fasilitas e-channel juga akan memudahkan nasabah yang tinggal di daerah yang letaknya jauh dari outlet Mandiri Syariah. Selain melalui fasilitas e-channel, nasabah yang berada di luar jangkauan kantor
cabang juga bisa melakukan pelunasan di layanan syariah bank di outlet Bank Mandiri.

Mandiri Syariah juga sudah menyiapkan suvenir bagi calon jamaah haji yang saat ini telah didistribusikan di kantor-kantor cabang Mandiri Syariah.

Per Desember 2018, rekening Tabungan Mabrur Mandiri Syariah mencapai 1,8 juta. Sekitar 72 persen atau 1,3 juta dari nasabah tersebut sudah terdaftar dalam Siskohat Kementerian Agama. 

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik