3 Cara Kelola Uang, Lebih Baik dari Orang Terdahulu?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 Agustus 2017 09:39
3 Cara Kelola Uang, Lebih Baik dari Orang Terdahulu?
Apa saja?

Dream – Setiap generasi punya kebiasaan berbeda ketika berbicara soal uang. Misalnya, orangtua kita menyimpan uang di celengan dari kaleng cat atau di bawah kasur.

Atau, kakek-nenek kita yang menolak investasi.

Mungkin kala itu, keputusan orangtua adalah keputusan yang tepat. Tapi, bisa jadi tidak relevan atau tidak sesuai jika diterapkan saat ini.

Jika ingin mencapai keberhasilan finansial, tidak ada salahnya jika meninggalkan cara-cara yang telah dilakukan orangtua untuk menyimpan uangnya.

Dilansir dari Business Insider, Senin 14 Agustus 2017, ada tiga cara mengelola uang yang mungkin saja lebih baik dari yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu.

Pertama, diversifikasi investasi. Banyak generasi terdahulu berpandangan sempit tentang investasi. Sayangnya, mereka cenderung percaya jalan mereka adalah jalan terbaik meskipun bukan cara terbaik untuk anak-anak mereka.

Konsultan keuangan Joseph A Azzopardi mengatakan, orangtua akan meminta anaknya untuk menghindari saham —ini terjadi jika orangtuanya tipe orang yang menghindari risiko.

“ Jika kekayaan keluarga, terutama dilakukan dalam bisnis swasta, mereka akan mendorong anak-anaknya untuk memfokuskan modal kerja kepada kepemilikan bisnis,” kata Joseph.

Joseph menyarankan agar ada diversifikasi investasi, yaitu memasukkan “ telur” ke keranjang yang berbeda. “ Diversifikasi neraca keluarga adalah cara yang berharga untuk menurunkan risiko secara keseluruhan dan menciptakan banyak sumber pendapatan,” kata dia.

hijab© Instagram

Kedua, lebih baik investasi di kesehatan. Orangtua biasanya menaruh harapan tinggi terhadap pendidikan tinggi. Untuk itu, banyak yang bekerja keras agar anaknya bisa kuliah sementara mereka mengesampingkan kebutuhan pensiun.

“ Ini sebuah kesalahan,” kata konsultan keuangan Joe Carbone.

Ingat, Sahabat Dream tidak bisa meminjam uang untuk pensiun. Ketika masuk pensiun dan menemukan kekurangan uang, itu sangat terlambat.

Ketiga, mengajarkan pendidikan keuangan kepada anak sejak dini. 

hijab© shutterstock

Orangtua kita menganggap membicarakan uang kepada anak adalah hal yang tabu, padahal sebenarnya tidak.

Tidak membicarakan uang kepada anak bisa merusak mereka ketika beranjak dewasa. Hal ini disebabkan oleh mereka tak punya pengetahuan dasar tentang uang. Untuk itu, sebagian besar konsultan keuangan setuju orang tua sebaiknya mengajarkan dasar-dasar uang, seperti anggaran, kepada anak mereka. (ism) 

Beri Komentar