Ilustrasi Orang Serakah. (Foto: Minorityfortune.com)
Dream – Semua orang memerlukan uang untuk bertahan. Tak hanya itu, setiap orang juga memerlukan uang tambahan supaya tidak terlalu khawatir dengan keberlangsungan hidup.
Satu pertanyaan muncul. Apakah bermimpi memiliki banyak uang itu menandakan serakah terhadap uang? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak, bergantung kepada seseorang yang ditanya. Akan tetapi, ada tanda-tanda yang jelas menandakan keserakahan seseorang.
Misalnya, tidak peduli terhadap orang yang membutuhkan. Ketika orang lain memerlukan bantuan dan seseorang cenderung tutup mata, itu menandakan dia adalah seorang yang serakah. Ada juga tanda ketamakan ini juga terlihat dari prioritas uang, yaitu meletakkan uang di atas segalanya. Masih banyak tanda-tanda keserakahan lainnya.
Apa saja?
Berikut ini adalah 4 tanda tersebut dilansir dari CheatSheet, Senin 10 Oktober 2016.
© Dream
`Tutup Mata` kepada Orang yang Membutuhkan
Sedekah tentu memberikan banyak manfaat. Salah satunya adalah mendapatkan pahala. Tidak perlu jauh-jauh, seseorang bisa saja menyumbang dananya untuk anggota keluarga atau kerabat yang sedang kesusahan.
Ini berbeda ketika seseorang memutuskan untuk tidak membantu keluarga atau kerabat yang membutuhkan. Ketika mereka membutuhkan bantuan dan dia tidak mau mengulurkan tangannya, itu menandakan bahwa orang itu tamak.
Terus mendulang uang
Tak ada yang salah dengan ambisi kecil: punya uang adalah hal yang besar. Tapi, kalau terus bekerja keras dan menghabiskan banyak waktu untuk bekerja dan menghasilkan uang lebih banyak daripada kebutuhan, itu berarti seseorang serakah terhadap uang. Kestabilan finansial itu adalah hal yang menakjubkan, tapi menginginkan uang lebih banyak daripada yang diinginkan itu menjadi hal yang tidak penting.
© Dream
Hidup menjadi tidak tenang
Ketika mendapatkan banyak keluhan dari anggota keluarga kepada seseorang yang terlalu keras bekerja dan dia hanya menjawab, “ mengapa kita memerlukan lebih banyak uang”, itu menandakan orang itu tamak. Jika ada “ lampu kuning” seperti itu, hubungan dengan keluarga berada di ambang bahaya.
Terlalu fokus terhadap uang bisa menambah tekanan terhadap hidup. Punya sedikit uang membuat diri sendiri menjadi stres. Tentu saja upaya mendapatkan lebih banyak uang bisa memacu tekanan lebih tinggi lagi.
Pelit
Salah satu tanda yang mencolok dari ketamakan adalah pelit. Memang penting untuk berhemat, tapi kalau berhemat berlebihan itu menjadi tidak baik. Misalnya, seorang anak meminta sepatu baru kepada ayahnya karena sepatunya bolong, tapi ayahnya menolak dan menyuruh anak itu berhenti merengek—padahal ayahnya hidup berkecukupan. Itu tandanya ayah itu seorang yang pelit. Ada juga tanda lain keserakahan, yaitu iri melihat kepunyaan orang lain dan berusaha untuk berhemat atau berbelanja jor-joran tanpa memikirkan risiko bangkrut.