6 Cara Ajarkan Anak Soal Uang

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 25 Maret 2016 11:01
6 Cara Ajarkan Anak Soal Uang
Tak perlu berceramah di depan ini. Cukup lakukan 6 kebiasaan ini untuk mengajarkan mereka..

Dream - Sebagai orangtua, tentunya kita akan berusaha mendidik anak dengan sebaiknya. Salah satu pendidikan yang penting bagi anak adalah bagaimana mereka mengelola uang. Meski penting, terkadang banyak orangtua yang lupa.

Anak-anak biasanya akan meniru orang tuanya dalam melakukan beberapa hal, termasuk kebiasaan-kebiasaan baik dalam mengelola keuangan.

Jika Anda ingin mengajarkan tentang mengelola keuangan pada anak, berikut adalah beberapa pelajaran yang mungkin bisa diterapkan.

1. Membuka rekening tabungan

Jika mampu, bukalah satu rekening di bank yang khusus dibuat untuk anak Anda. Ajarkan mereka untuk disiplin menabung di bank sejak kecil. Apalagi saat ini banyak sekali produk perbankan yang ditujukan untuk anak-anak. Pelajaran pertama tentang apa yang harus dilakukan dengan uang adalah dengan menabung di bank, merupakan pelajaran penting yang harus ditanamkan sejak dini.

2. Tolong diri sendiri baru orang lain

Ini bukan mengajarkan anak untuk sombong dan mementingkan diri sendiri. Tapi untuk mengamankan dan menguatkan kondisi keuangan sendiri sehingga punya kekuatan dan kemampuan untuk menolong orang lain. Selain itu juga mengajarkan tentang tanggung jawab. Misalnya, jika anak Anda punya cicilan motor dan dia juga bekerja, maka dorong dia untuk mendahulukan membayar cicilan daripada membeli tiket untuk menyaksikan konser grup musik favorit bersama teman-temannya.

3. Melunasi pembayaran kartu kredit

Kartu kredit sangat memudahkan kita dalam membayar atau mendapatkan poin dari program hadiah. Namun kartu kredit juga bisa menjadi sumber masalah keuangan jika terjebak dengan utang. Apalagi dengan kartu kredit kita bisa meminjam berapa pun yang kita minta atau membeli apa pun yang kita mau, dengan bunga nol. Cara terbaik menggunakan kartu kredit adalah jika tidak memiliki uang di bank untuk menutupi pembayaran berikutnya, maka jangan menggunakan kartu kredit dan tidak melakukan pembelian sama sekali.

4. Tunda memberi hadiah

Dr Walter Mischel dan peneliti dari Stanford melakukan percobaan terhadap anak-anak yang diberi pilihan antara mendapatkan satu marshmallow sekarang, atau dua marshmallow sekitar 15 menit kemudian. Para peneliti menemukan bahwa setelah meneliti anak-anak ini selama bertahun-tahun, mereka yang bisa menunda mendapat satu marshmallow dan memilih hadiah kedua menunjukkan skor ujian yang lebih baik, berat badan yang seimbang, dan hasil pendidikan yang lebih baik.

5. Beli barang bekas yang masih baik

Kita semua tahu bahwa mobil akan kehilangan nilainya dalam waktu lama. Jika Anda membeli mobil baru, nilainya akan berkurang secara drastis daripada jika Anda membeli bekas tapi masih baik. Jadi lebih baik membeli mobil mewah bekas yang masih layak dan bagus daripada membeli mobil baru.

6. Investasi untuk diri sendiri

Berbeda dengan pembelian TV layar datar atau sepatu baru yang mahal, investasi dalam pendidikan lebih berharga dan bermanfaat selamanya. Anda bahkan dapat mengatakan bahwa pengetahuan adalah 'mata uang di seluruh dunia'. Jangan melihat buku seperti 'buku ini harganya sekian' tapi lihatlah 'buku ini memungkinkan saya untuk mendapatkan uang berkali lipat dari apa yang saya investasikan di dalamnya'.

(Sumber: USNews)

Beri Komentar