8 Tahun Lagi! Ada BUMN Masuk Jajaran Elite Dunia

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 23 November 2017 09:43
8 Tahun Lagi! Ada BUMN Masuk Jajaran Elite Dunia
Saat ini sudah ada Pertamina yang masuk Fortune 500. BUMN mana yang bakal masuk daftar elite dunia ini?

Dream - Indonesia sampai saat ini baru bisa memasukkan satu perusahaan di daftar korporasi raksasa dunia, Fortune Global 500. Dalam daftar yang dirilis tahun 2016, Pertamina masuk dalam peringkat 230 dunia.

Setahun sebelumnya, Fortune 500 sebetulnya sempat melansir PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dalam daftar tersebut. Namun di 2016, PLN terdepak dari daftar bergengsi tersebut.

Kini harapan baru muncul. Setidaknya dalam delapan tahun ke depan. Indonesia kemungkinan bisa memasukkan satu nama perusahaan dalam daftar Fortune 500. Perusahaan itu adalah PT Inalum (Persero).

Harapan itu muncul karena Inalum dipastikan akan menjadi induk perusahaan tambang milik pemerintah yaitu PT Timah Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk.

Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin dalam paparannya saat bertemu sejumlah pemimpin redaksi, Selasa, 21 November 2017, menjelaskan, pendapatan perusahaan Inalum sebagai holding pada 2025 diproyeksikan mencapai US$ 22 miliar.

" Dengan revenus US$ 22 miliar bisa masuk Fortune 500," ujarnya.

Dalam roadmap menjadi perusahaan kelas dunia, disebutkan pendapatan gabungan dari BUMN tambang serta hingga 30 Juni 2017 lalu, mencapai US$ 1,41 miliar.

Untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan kelas dunia, holding BUMN pertambangan ini telah menyusun dua sasaran yang terbagi atas jangka pendek dan jangka menengah.

Di tahap jangka pendek, Inalum dan tiga BUMN Tambang lainny berupaya untuk menjalankan program kesatuan visi, sinergi untuk menciptakan efisiensi, peningkatan kapasitas finansial, dan akses pendanaan, diversifkasi produk, bussiness scale, serta peningkatan kualitas SDM.

Dalam jangka menengah, holding perusahaan ini akan melakukan serangkaian strateg bisnis diantara dengan melakukan akuisisi dan eksplorasi, integrasi dan hilirisasi, serta bussiness scale.

" Dengan cara hilirisasi, bisa memacu GDP Indonesia lebih cepat," katanya.

Budi memastikan lewat pembentukan holding BUMN tambang setidaknya akan ada tiga keuntungan yang bisa diperoleh. Indonesia nantinya akan bisa menguasai cadangan mineral yang tersimpan di perut bumi.

Holding juga bisa memastikan program hilirisasi berjalan dengan baik. " Yang ketiga, bisa menjadi perusahaan kelas dunia," ujar Budi.

 

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-