Indonesia Positif Corona, Insentif Turis Asing Ditunda

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 3 Maret 2020 16:11
Indonesia Positif Corona, Insentif Turis Asing Ditunda
Sampai kapan penundaan itu berakhir?

Dream - Sejak ada dua warga Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terjangkit virus corona, pemerintah memutuskan pemberian insentif untuk turis asing ditunda.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Wishnutama Kusubandio.
“ Ditunda, direview dulu,” kata Wishnutama di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 3 Maret 2020.

Rencana pemberian insentif untuk turis asing belum pasti akan dilakukan.

Saat ini, pemerintah sedang menunggu perkembangan kondisi setelah dua orang warga Depok terjangkit corona.  “ Sampai lebih jelas lagi kondisinya,” kata Wishnutama.

1 dari 6 halaman

Beri Diskon Tiket Pesawat Rp700 Ribu untuk Turis Asing

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, selain dana influencer, pemerintah juga menyiapkan insentif dalam bentuk pemberian diskon tiket pesawat sekitar USD 50 atau sekitar Rp699.455 (asumsi US$13.988). Pemberian diskon tersebut akan diatur oleh maskapai.

" Itu semuanya di pariwisata, karena itu bagian dari paket wisman dan wisnus. Wisman kalau dari AS atau Australia itu setiap orang begitu ke Indonesia dapat USD 50. Teknisnya dengan industri pariwisata, airline masing-masing," kata Airlangga di Pasific Place, Jakarta, Rabu (26/2).

Mantan Menteri Perindustrian tersebut menambahkan, teknis pengaturan pemberian diskon untuk menarik wisatawan tersebut diatur oleh Menteri Pariwisata Wishnutama.

" Teknisnya dengan industri pariwisata, airline masing-masing. Kita akan dorong bahwa paket paket ini leading sektornya di menteri pariwisata," kata dia.

2 dari 6 halaman

Asuransi Beri Manfaat Khusus Bagi Nasabah Corona

Dream - Asuransi kesehatan menjamin perlindungan bagi nasabahnya dari wabah virus corona. Salah satunya adalah FWD Life.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 3 Maret 2020, perusahaan ini merilis manfaat khusus untuk nasabah yang positif terinfeksi virus Covid-19. Menariknya, manfaat khusus tak memberikan biaya premi tambahan.

“ FWD Life mengambil langkah responsif untuk mengatasi kekhawatiran nasabah terkait situasi darurat yang mendunia,” kata Direktur Utama FWD Life, Anantharaman Sridharan, di Jakarta.

 

© Dream



Direktur, Chief of Proposition and Syariah FWD Life, Ade Bungsu, mengatakan pihaknya ingin memberikan ketenangan kepada pemegang polis yang sudah dimiliki di produk asuransi tanpa biaya premi tambahan.

“ Melalui manfaat ini, kami ingin melengkapi manfaat yang ada dan kembali meyakinkan para nasabah bahwa kami akan melindungi mereka dan keluarga dari risiko keuangan,” kata Ade.

Berikut ini manfaat khusus yang didapatkan pada periode 1-31 Maret 2020.

3 dari 6 halaman

Rincian Manfaat

1.Manfaat tunai harian sebesar Rp1 juta per hari diberikan selama masa perawatan maksimal hingga 30 hari.

2.Manfaat tunai sekaligus sebesar Rp10 juta diberikan jika tertanggung dirawat di rumah sakit selama minimal 30 hari.

3.Manfaat karantina sebesar Rp5 juta untuk tertanggung dan Rp2,5 juta untuk masing?masing anggota keluarga.

4.Manfaat Meninggal Tambahan untuk tertanggung sebesar Rp50 juta.

4 dari 6 halaman

Klaim Online

Ade mengatakan pihaknya memberlakukan layanan klaim untuk virus corona hotline 24 jam. Waktu persetujuan klaim bisa dilakukan selama 3 jam secara online untuk pengajuan pada hari dan jam kerja.

Dokumen yang dperlukan berupa foto dan softocopy surat keterangan dokter. Atau, pemegang polis bisa mengirimkan resume medis dan bukti rawat inap.

“ Dikirimkan melalui WhatsApp Messenger, atau e-mail ke FWD Life,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Indonesia Positif Corona, Asuransi Bisa Cover?

Dream - Masyarakat dunia sedang digemparkan dengan kemunculan virus corona, tak terkecuali Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona.

Kamu bisa melindungi diri dengan `amunisi-amunisi`, termasuk asuransi kesehatan.

Asuransi siap melindungi kamu dari virus corona. Jika terjangkit corona, asuransi ini bisa mengcover biaya perawatan intensif virus corona.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan klaim untuk nasabahnya yang terjangkit virus corona.

“ Generali secara penuh akan menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona menyesuaikan ketentuan polis,” kata Edy di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Maret 2020.

Begitu pula yang dikatakan oleh Vice President Head of Corporate Branding, Marketing, and Communications Sequis, Felicia Gunawan, mengatakan, penting untuk mengantisipasi biaya kalau terjadi kondisi klinis akibat segala wabah penyakit.

Pihaknya siap memberikan perlindungan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dari kondisi klinis yang disebabkan oleh virus corona sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku.

 

© Dream



“ Ketika sakit apalagi telah masuk tahap kritis, biasanya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan di rumah sakit sudah pasti sangat besar. Jika tidak memiliki asuransi kesehatan tentunya mau tidak mau kita harus merelakan uang tabungan, dana darurat, bahkan aset kita terpakai untuk berobat,” kata Felicia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya.

Manulife juga melindungi nasabahnya dari wabah virus corona. “ Kami juga mendapat banyak telepon soal apakah polis mereka meng-cover untuk perlindungan terhadap virus corona. Kami memastikan Manulife memberikan jaminan perlindungan,” kata Direktur and chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumgangun, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

6 dari 6 halaman

Asuransi Bisa Cover Asalkan Kondisi Ini Terpenuhi

Jika ingin biaya pengobatan dicover oleh asuransi, Edy mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat. Pertama, memastikan jenis penyakitnya masuk ke dalam pertanggungan polis atau tidak.

“ Untuk mempercepat proses klaim, pemegang polis harus mempersiapkan dokumen yang diperlukan, klaim tidak berada dalam `Masa Tunggu Polis`, serta menggunakan jaringan rumah sakit kami untuk cashless claim,” kata Edy.

Meskipun ada sejumlah polis yang memberikan jaminan layanan kesehatan, nasabah diminta mengutamakan upaya pencegahan untuk menghindari infeksi virus.

Sampai saat ini, yang bisa dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan virus corona adalah membiasakan perilaku hidup sehat seperti selalu mencuci tangan dengan air dan sabun cair, menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk, menggunakan masker, dan pergi ke dokter jika kondisi kesehatan memburuk.

Beri Komentar