Riset: Pengguna Jasa PayLater Meningkat Selama Pandemi

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Kamis, 10 Juni 2021 19:33
Riset: Pengguna Jasa PayLater Meningkat Selama Pandemi
Pandemi mengubah perilaku konsumen dalam metode pembayaran

Dream - Pandemi telah mengubah cara masyarakat bertransaksi kebutuhan sehari-hari. Perilaku belanja juga semakin dipermudah dengan merebaknya jasa payLater yaitu layanan pinjaman online tanpa pengguna harus memiliki kartu kredit.

Dengan fasilitas ini konsumen bisa bertransaksi dan membayarnya belanjaan tersebut di kemudian hari. Biasanya PayLater ini disediakan di aplikasi pembelian tiket, aplikasi e-commerce sampai aplikasi dompet elektronik.

Dalam riset riset tahunan edisi kedua Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia 2021 yang dibuat Kredivo bersama Katadata Insight Center diketahui terjadi peningkatan signifikan pengguna paylater di Tanah Air. 

Berdasarkan riset ditemukan enggunaan metode pembayaran paylater meningkat selama pandemi. Dari konsumen yang menggunakan paylater, 55 persen pengguna baru menggunakannya di saat pandemi.

Selain untuk membeli kebutuhan mendesak atau berbelanja dengan cicilan pendek, sebanyak 41 persen konsumen memilih fitur paylater untuk mengontrol pengeluaran bulanan.

“ Riset pada tahun ini menunjukkan bahwa pandemi juga berdampak pada akselerasi penggunaan paylater menjadi metode pembayaran pilihan yang cepat, mudah dan aman di e-commerce” jelas Indina Andamari, VP Marketing & Communications Kredivo pada konferensi virtual Kredivo dan Katadata.

1 dari 1 halaman

Berubahnya Preferensi Belanja

Kredivo© Ferdike/ Dream

Pandemi juga mengubah preferensi belanja konsumen saat bertransaksi online. Karena konsumen lebih banyak beraktivitas dari rumah, pandemi mendorong konsumen untuk membeli produk yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi belanja produk non-pokok.

Ini terlihat dari penurunan volume transaksi produk fashion 30 persen di tahun 2019 menjadi 22 persen di tahun 2020. Sebaliknya terjadi peningkatan signifikan di kategori produk seperti peralatan rumah tangga, isi ulang pulsa dan voucher, serta makanan.

“ Seiring meningkatnya popularitas e-commerce maupun paylater sebagai metode pembayaran selama setahun terakhir, kami berharap riset ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi digital negeri lebih cepat lagi," ungkap Bima Laga, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia pada kesempatan yang sama.

Beri Komentar