Indeks Syariah Gagal Susul IHSG

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 16 Mei 2018 16:55
Indeks Syariah Gagal Susul IHSG
Perdagangan saham syariah sehari jelang puasa justru meningkat.

Dream - Indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal mengikuti laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat. Tekanan jual masih melanda saham-saham bluecips syariah yang membuat laju indeks bergerak lemah.

 

Pada penutupan perdagangan harain BEI, Rabu, 16 Mei 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), terkoreksi 0,330 poin (0,19%) ke level 173,582. Investor yang belum berani melantai di bursa saham membuat ISSI mendekam seharian di zona negatif dan sempat terseret ke level terbawah di 170,781.

Kondisi sedikit berbeda dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Meski ditutup melemah, JII sempat bergerak menguat setelah hampir separuh penghuninya mengalami kenaikan harga saham. 

Indeks JII menutup perdagangan dengan melemah 2,305 poin (0,35%) ke level 659,666 dan sempat menguat ke zona hijau dengan level tertinggi di 662,423.

Sehari jelang puasa, aktivitas perdagangan saham syariah justru mengalami lonjakan. HIngga sesi paska-penutupan perdagangan, tercatat 57,31 miliar saham syariah beralih pemilik dengan dana bergulir naik menjadi Rp4,9 triliun.

Sayangnya kenaikan transaksi itu masih dibayangi aksi jual investor asing yang relatif tinggi. Nett sell asing pada saham syariah mencapai Rp587 miliar. 

Sektor infrastruktur berhasil mencetak rebound dengan bergerak menguat 2,19 persen, diikuti oleh pertambangan 1,01 persen, properti 0,12 persen, dan keuangan 0,05 persen.

Sebaliknya, yang terkoreksi adalah indeks barang konsumsi sebesar 0,76 persen, manufaktur 0,64 persen, dan industri dasar 0,49 persen.

Investor lebih sering menanamkan uangnya di saham TLKM sehingga harganya naik Rp110, ICBP Rp100, ADRO Rp85, UNTR Rp75, dan EXCL Rp60.

Sebaliknya, pemodal banyak melepas saham UNVR yang menghuni top losser dengan pelemahan harga Rp1.700. Disusul LPPF Rp250, AKRA Rp220, SMGR Rp200, dan TPIA Rp175.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp14.064 per dolar As. Dolar AS ogah beranjak dari kisaran Rp14 ribu seharian dan menguat di level Rp14.120.(Sah)

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya