Sempat Terguncang, Indeks Syariah Cuma Melemah Tipis

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 Mei 2018 16:56
Sempat Terguncang, Indeks Syariah Cuma Melemah Tipis
Kurs rupiah per dolar AS mulai bergerak menguat meski sempat tergelincir ke angka Rp14 ribu.

Dream - Bursa saham Indonesia mengalami tekanan aksi jual di perdagangan awal pekan, Senin, 14 Mei 2018. Sempat terguncang oleh sentimen rentetan bom di Surabaya, sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan dengan koreksi tipis. 

Pelemahan juga melanda bursa saham syariah yang sudah dibuka melemah sejak awal perdagangan. Berkurangnya aksi jual pemodal lokal memaksa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah. 

Dikutip dari papan perdagangan BEI, indeks ISSI turun 0,660 poin (0,37%) ke level 176,942. Indeks syariah terseret ke zona merah setelah dibuka memerah di level 176,733 dan sempat terhempas di titik terendah di 174,836.

Tekanan jual yang melanda 21 emiten bluechips syariah juga mendorong JII kembali ke zona merah. Indeks bluechip syariah JII terkoreksi 4,029 poin (0,59%) ke level 679,108.

Meski diwarnai isu bom Surabaya, pelaku pasar tak ikut terteror aksi para pengebom. transaksi perdagangan saham syariah relatif bergerak normal bahkan mencatat kenaikan nilai transaksi perdagangan.

Hingga sesi paskapenutupan perdagangan, sebanyak 47,47 miliar saham syariah ditransaksi pelaku pasar dengan dana bergulir Rp4,67 triliun, lebih tinggi dari akhir pekan lalu Rp4,46 triliun. 

Pemodal asing belum mengubah posisi jualnya hingga awal pekan ini. Nett sell asing tercatat Rp401 miliar, naik dari akhir pekan lalu. 

Indeks sektoral ikut bergerak melemah dengan koreksi terdalam dialami infrastruktur dan pertanian yang keduanya turun 1,77 persen dan 1,61 persen.

Sempat bergerak melemah, beberapa indeks sektoral mulai melaju naik jelang penutupan perdagangan. Indeks sektor perdagangan tercatat naik 0,33 persen, barang konsumsi 0,25 persen, keuangan 0,16 persen, dan pertambangan 0,03 persen.

Emiten keping biru syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp425, UNVR Rp325, INCO Rp190, PTBA Rp110, dan CTRA Rp10.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp13.970 per dolar AS. Kurs rupiah terhadap dolar AS melemah 13 poin (0,09%) setelah dibuka menguat di level Rp13.946 per dolar AS.

Kurs rupiah terhadap dolar AS sempat tembus di level Rp14 ribu per dolar AS.

(Sah)

Beri Komentar