Kurs Rupiah Membuat Indeks ISSI Dan JII Melemah.
Dream - Pelemahan rupiah membuat indeks syariah berguguran. Dua indeks syariah mendekam di zona merah seharian.
Bahkan, pelemahan kurs rupiah turut merontokkan IHSG sebesar 1,88 persen ke level 110,382.
Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Selasa 8 Mei 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), melemah 4,095 poin (2,31%) ke level 173,247. ISSI terseret ke zona merah setelah memerah di level 176,555 dan mendekam di titik terendah di 172,549.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), merosot 19,409 poin (2,85%) ke level 661,855.
Maraknya investor yang sering melepas saham membuat harga 195 saham syariah anjlok. Tercatat 67,77 miliar lembar saham senilai Rp4,46 triliun hilir mudik di lantai bursa.
Investor lebih sering melepas saham di sektor infrastruktur sehingga indeksnya terjun lepas sebesar 3,77 persen, disusul oleh industri dasar 2,64 persen, barang konsumsi 2,54 persen, dan manufaktur 2,43 persen,
Hanya ada satu emiten bluechip syariah yang menghijau, yaitu INCO yang harganya naik sebesar Rp10.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah UNVR yang harga sahamnya terkoreksi sebesar Rp850, LPPF Rp675, UNTR Rp550, TPIA Rp250, dan TLKM Rp180.
Dari pasar uang, kurs rupiah turun 21 poin (0,15%) ke level Rp14.022 per dolar AS. Nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif. Dolar sempat beranjak ke level Rp13.995 per dolar AS. (ism)
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

6 Cara Menciptakan Rumah yang Tenang untuk Membantu Mengurangi Stres
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu