© Pexels.com/Tiya Nh
DREAM.CO.ID - Segelas teh dingin memang terasa lebih menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Namun, jika tujuan utama minum teh adalah mendapatkan lebih banyak antioksidan, cara penyajiannya ternyata dapat membuat perbedaan. Teh yang diseduh dengan air panas cenderung melepaskan lebih banyak senyawa antioksidan dibandingkan teh yang dibuat dengan metode cold brew.
Teh tanpa tambahan gula sendiri merupakan minuman yang kaya dengan antioksidan. Senyawa tersebut membantu melindungi sel dari kerusakan dan berperan dalam mengurangi peradangan di dalam tubuh. Karena itu, baik teh panas maupun teh dingin tetap dapat menjadi pilihan minuman yang sehat. Perbedaannya terutama terletak pada seberapa banyak senyawa tumbuhan yang berhasil diekstraksi selama proses penyeduhan.
Teh Panas Lebih Banyak Melepaskan Antioksidan
Menyeduh teh dengan air panas merupakan cara tradisional yang ternyata memiliki keuntungan dari sisi kandungan antioksidan. Panas membantu memecah struktur daun teh sehingga lebih banyak senyawa tumbuhan larut ke dalam air.
Dilansir dari Health, sebuah penelitian pada 2023 menemukan bahwa teh yang diseduh dengan air panas mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan teh yang dibuat dengan air dingin. Perbedaan tersebut terutama terlihat pada teh hijau.
Air yang sangat panas atau mendidih juga dapat menghasilkan lebih banyak polifenol dibandingkan air hangat. Polifenol merupakan kelompok senyawa tumbuhan yang memiliki berbagai fungsi, termasuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, berperan sebagai prebiotik, serta mendukung sistem pertahanan antioksidan alami tubuh.
Teh panas juga memiliki kandungan flavanol dan polifenol lain yang lebih tinggi dibandingkan teh dingin. Selain kandungan senyawanya, secangkir teh hangat dapat memberikan sensasi menenangkan. Beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi minuman teh hangat dengan suasana hati yang lebih baik dan kemungkinan manfaat bagi pencernaan.
Bukan berarti teh dingin kehilangan seluruh manfaatnya. Cold brew biasanya dibuat dengan merendam daun teh dalam air bersuhu ruang atau air dingin selama delapan hingga 16 jam.
Proses yang lebih lama menghasilkan rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu pahit. Namun, karena tidak menggunakan panas, lebih sedikit senyawa antioksidan dari daun teh yang larut ke dalam air.
Meski demikian, hasilnya tidak selalu sama untuk semua jenis teh. Sebuah penelitian pada 2019 menemukan bahwa rooibos yang diseduh menggunakan air dingin selama delapan jam menghasilkan kadar antioksidan yang serupa dengan rooibos yang diseduh menggunakan air panas selama lima menit.
Teh dingin juga memiliki kelebihan dari sisi sensasi. Minuman dingin dapat membantu memberikan efek menyegarkan, terutama setelah berolahraga. Bagi orang yang terbiasa mengonsumsi soda atau minuman energi pada siang hari, teh dingin tanpa gula dapat menjadi alternatif yang lebih sehat.
Baik teh panas maupun teh dingin tetap menawarkan manfaat kesehatan. Orang yang rutin mengonsumsi teh tanpa gula diketahui memiliki risiko lebih rendah terhadap sejumlah kondisi kronis, termasuk diabetes tipe 2, obesitas, beberapa jenis kanker, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan demensia.
Namun, jika prioritasnya adalah memperoleh antioksidan sebanyak mungkin, teh panas memiliki keunggulan karena panas membantu melepaskan lebih banyak senyawa tumbuhan dari daun teh.
Cara penyeduhan juga dapat diperhatikan. Teh dapat diseduh dengan air mendidih untuk membantu mengekstraksi antioksidan, lalu didinginkan di lemari es jika ingin menikmatinya sebagai es teh. Untuk teh hijau, air dapat dibiarkan sedikit mendingin sebelum digunakan agar rasanya lebih lembut, meski cara ini kemungkinan menghasilkan polifenol lebih rendah.
Yang tidak kalah penting adalah apa yang ditambahkan ke dalam teh. Gula dan madu sebaiknya dibatasi karena menambah asupan gula. Jika ingin menambah rasa, gunakan irisan buah atau perasan lemon dan jeruk nipis. Dengan demikian, baik disajikan panas maupun dingin, teh tanpa gula tetap dapat menjadi pilihan minuman yang sehat.
Advertisement

Hotel Terbesar di Dunia Ternyata Ada di Malaysia, Punya 7.351 Kamar

Cara Membuat Tubuh Tetap Sehat Walau Hanya Miliki Satu Ginjal Saja

El Niño dan La Niña: Dua Wajah Berlawanan dari Satu Siklus Iklim Pasifik

Kapan Waktu Terbaik Makan Sebelum Olahraga agar Energi Tetap Terjaga?

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Punya Anak Bisa Mengubah Banyak Hal dalam Hidup, Ini Perubahan yang Sering Dialami Orang Tua