Alasan Haru Miliarder Ini Rela Berlutut kepada Orang Lain

Reporter : Sugiono
Jumat, 27 Oktober 2017 09:12
Alasan Haru Miliarder Ini Rela Berlutut kepada Orang Lain
Miliarder bernama Vasily Zaitsev berlutut kepada sebuah keluarga hanya demi...

Dream – Anak berulah, orangtua kena getahnya. Itulah yang dialami miliarder asal Ukraina, Vasily Zaitsev, dan istrinya. Mereka memutuskan untuk berlutut di hadapan keluarga korban agar memaafkan putrinya, Alyona Zaitseva.

Dilansir dari Harian Metro, Jumat 27 Oktober 2017, pria berusia 61 tahun itu dan istrinya terus membujuk keluarga korban agar memaafkan Alyona. Gadis berusia 20 tahun itu telah menyebabkan kematian lima orang saat menerobos lampu merah pada pekan lalu.

Selain lima korban tewas, kecelakaan maut di Kharkiv itu juga menyebabkan enam orang luka-luka.

Akibat ulahnya, mahasiswi jurusan sosiologi itu kini ditahan selama dua bulan untuk proses penyelidikan. Jika terbukti bersalah, Alyona akan menghadapi hukuman penjara selama 10 tahun.

Sebelumnya, hakim menolak permintaan pengacara keluarga Vasily yang meminta Alyona dibebaskan dengan jaminan. Sekarang, Vasily dan istrinya, Tatiana, 40 tahun, membuat pernyataan bersedia membayar ganti rugi kepada keluarga korban tewas dan luka-luka.

Vasily dilaporkan bersedia membelanjakan 1,1 juta poundsterling (Rp19,8 miliar) sebagai ganti rugi. Dia berharap ganti rugi itu bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan hukuman penjara yang dikenakan kepada putri angkatnya itu.

Pengurangan atau bahkan penghilangan hukuman penjara bisa dilakukan di Ukraina jika keluarga korban menarik tuntutan terhadap Alyona.

" Ini sebuah tragedi dahsyat yang merenggut lima nyawa. Tidak ada yang bisa menggambarkan kesedihan keluarga korban. Kami memohon sambil berlutut kepada keluarga korban agar memaafkan anak kami. Kami bersedia memberi semua bantuan keuangan yang diperlukan," kata Vasily seperti disiarkan portal berita Ukraina, Kharviv.

Kendati anaknya mengaku bersalah sepeuhnya dalam kecelakaan maut itu, Vasily tetap menyalahkan pengemudi Volkswagen Touareg yang menabrak Lexus anaknya.

" Volkswagen itu menabrak mobil anak kami dengan kuat hingga menyebabkan mobilnya terlempar dan menabrak kerumunan orang," kata dia.

Menurutnya, pengadilan perlu mempertimbangkan bahwa kecelakaan maut itu melibatkan dua pihak dan dua mobil. " Namun kami bersedia menerima keputusan pengadilan yang adil," tambah Vasily. (ism) 

Beri Komentar