Tekanan Jual Berkurang, Indeks Syariah Balik Menanjak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 27 April 2018 16:55
Tekanan Jual Berkurang, Indeks Syariah Balik Menanjak
Dua indeks syariah kompak menguat.

Dream - Langkah cepat otoritas bursa saham dan Bank Indonesia meredam kepanikan pasar berbuah manis. Indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat, 27 April 2018 kembali ke zona positif.

Dua indeks saham syariah yang kemarin mencatat koreksi terdalam sepanjang 2018 juga sudah mulai kembali menguat.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan harian BEI dengan bergerak menguat 0,456 poin (0,26%) ke level 179,204. ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka menguat di level 180,602.

Laju ISSI sempat terseret ke teritori negatif dan sempat menyentuh level terendah 177,919.

Penguatan juga dialami Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang meningkat 2,831 poin (0,41%) ke levle 686,471. Meski separuh penghuni JII bergerak melemah, sudah ada 13 emiten unggulan syariah yang menjadi sasaran beli investor. 

Meski tak seramai perdagangan kemarin, investor masih banyak yang mentransaksikan saham-saham syariah. Hingga sesi paska-penutupan perdagangan sebanyak 52,52 miliar lembar saham syariah diperdagangan pelaku pasar dengan nilai transaksi sedikit turun menjadi Rp4,41 triliun.

Aksi jual investos asing juga sudah mulai banyak berkurang. Nett sell asing turun hingga menjadi Rp55 miliar.

Saham Unilver Indonesia Tbk (UNVR) yang terkena tekanan berat selama dua hari terakhir akhirnya kembali menguat. UNVR bahkan menjadi pencetak top gainer tertinggi indeks JII setelah menguat Rp1.150. Diikuti SMGR yang naik Rp175, ASII Rp150, ICBP Rp125, PTBA Rp80.

Sebaliknya, indeks JII pencetak top loser adalah UNTR yang harganya terkoreksi sebesar Rp625, TPIA Rp225, ADRO Rp165, AKRA Rp140, dan PGAS Rp140.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, menguat 4 poin (0,03%) ke level Rp13.887 per dolar AS. Kurs rupiah sempat terpuruk ke level Rp13.902 per dolar AS.

Beri Komentar