Ilustrasi
Dream - Saling memberi merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Dengan amalan ini, jalinan silaturahmi bisa terjalin dengan kuat dan hubungan antarmanusia semakin dekat.
Sayangnya, ada sebagian dari kita yang punya kecenderungan untuk mengungkit-ungkit pemberian. Mungkin dia ingin agar dikenang melalui pemberiaannya.
Dikutip dari laman Rumaysho.com, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin dalam kitab Silsilah Liqa'at Al Bab Al Maftuh memberikan penjelasan mengenai hal ini.
Dia sempat ditanya seseorang terkait hukum mengungkit-ungkit pemberian. Syaikh Al Utsaimin kemudian mengingatkan penanya pada Surat Al Baqarah ayat 264.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).
Syeikh Al Utsaimin kemudian mengingatkan agar si pemberi bisa ikhlas saat memberikan sesuatu kepada orang lain.
" Jika engkau memberi sesuatu, maka niatkanlah ikhlas karena Allah, bila itu adalah sedekah. Jika itu hadiah, niatkanlah sebagai bentuk pendekatan diri antara engkau dan orang yang diberi. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “ Berilah hadiah, maka kalian akan saling mencintai."
(ism)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya