Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Ilustrasi (sumber: Merdeka.com)
Dream - Langkah drastis dilakukan negeri kaya minyak Arab Saudi. Kabinet negara tersebut sepakat melepaskan ketergantungan ekonominya terhadap minyak bumi. Beberapa langkah untuk " move on" pun dipersiapkan.
Salah satunya adalah melepas saham perusahaan minyak milik pemerintah, Saudi Aramco.
" Kita masih bisa hidup tanpa minyak pada tahun 2020," kata Putera Mahkota Kerajaan, Pangeran Mohammed bin Salman dikutip dalam BBC News, Selasa 26 April 2016.
Mohammed mengatakan lebih dari 70 persen pendapatan negara berasal dari minyak. Namun, tahun 2015, pendapatan mereka tergerus akibat harga minyak dunia yang anjlok.
Menurut Mohammed, kerajaan Saudi akan mendiversifikasi ekonomi mereka, seperti menanamkan investasi di pertambangan mineral dan produksi alat militer. Saudi juga akan mengizinkan ekspatriat muslim untuk bekerja di Arab Saudi dalam jangka panjang, serta mengizinkan partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan.
Semuanya rencana besar kerajaan kaya minyak ini tercantum dalam rencana Visi 2030.
Salah satu aksi besar yang tengah dirancang Saudi adalah menjual saham Aramco sebesar 5 persen. Ini adalah perusahaan minyak pemilik cadangan minyak mentah terbesar di dunia.
Rencananya, sebagian hasil penjualan saham perusahaan yang bervaluasi US$2,5 triliun atau Rp33.062 triliun, akan dialokasikan untuk dana yang dikelola perusahaan pengelol investasi (sovereign wealth fund).
" Penjualan saham Aramco sebesar 1 persen saja akan menghasilkan (dana) yang cukup besar, melebihi penjualan Facebook dan Alibaba," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama Aramco, Amin Nasser, menyambut baik rencana pemerintah Arab Saudi. Amin mengatakan rencana penjualan saham Aramco sebesar 5 persen tersebut, akan meningkatkan performa perseroan.
" Kami akan melanjutkan transformasi bisnis dalam rangka melakukan investasi di sektor strategis," kata Amin dalam cuitan di akun Twitter resminya, dikutip dari Arabian Business.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes