Ilustrasi Properti. (foto: Shutterstock)
Dream – Di tengah perjuangan kesetaraan gender dan emansipasi wanita terus digalakkan, masih ada saja yang membuat kaum hawa sebagai objek. Sama seperti yang dilakukan oleh perusahaan pengembang satu ini.
Dikutip dari World of Buzz, Minggu 28 Maret 2021, harian South China Morning Post memberitakan perusahaan developer di Tiongkok, dikabarkan menjual sesuatu dengan cara yang vulgar dan merendahkan.
Media dari Singapura itu memberikan perusahaan yang diketahui bernama Xian Fengjiaruiqi Real Estate Development Co, telah memperlakukan perempuan “ lebih murah daripada kertas”.
Perusahaan ini melukiskan denah properti di tubuh perempuan. Model ini diperlakukan seolah-olah sebagai brosur.
Selama masa promosi, perusahaan ini menggunakan dua model yang memakai gaun. Gaun ini memiliki bagian belakang yang terbuka. Nah, denah properti ini digambar di punggung perempuan.
Marketing ini tentu saja menyedot perhatian publik. Otoritas setempat langsung menindak perusahaan tersebut dan menghentikan marketing properti dengan cara seperti itu.
Investigasi ini terus berlanjut. Tak diketahui apakah nantinya developer ini akan disanksi atau tidak.
Kasus ini menjadi perhatian publik. Banyak warganet mengkritik cara kotor developer dalam berbisnis.