Ilustrasi Pembunuhan. (Sumber: Sewarga.com)
Dream - Sepasang suami istri (pasutri) tewas dikapak oleh pemilik warung di Mainpuri, Uttar Pradesh, India. Alasannya, mereka tak bisa membayar utang sebanyak 90 sen.
Dilansir dari mynewshub, Selasa 2 Agustus 2016, korban bernama Bharat (45 tahun) dan Mamta (41 tahun) meminta tenggang waktu kepada pemilik warung, Ashok Misra, untuk membayar utang tersebut.
Keduanya berjanji untuk menggunakan upah yang diperoleh untuk membayar utangnya.
" Ketika pemilik warung itu, Ashok Mishra, berteriak meminta uangnya, pasangan itu berjalan ke lapangan," kata seorang saksi, Nadeem.
Nadem mengatakan Ashok langsung masuk ke rumah dan keluar sambil membawa kapak. Pemilik warung itu kemudian.....
© Dream
Pemilik warung itu memukul Bharat berulang-ulang dan turut menyerang Mamta ketika wanita ini mencoba menyelamatkan suaminya.
" Pasangan itu meninggal dunia di tempat kejadian," kata dia.
Peristiwa itu sontak menggegerkan warga Uttar Pradesh. Warga mengepung rumah Ashok dan hendak menghakimi Ashok. Beruntung polisi datang dan menangkap dia dan istrinya.
Pasturi ini memang punya utang puluhan sen untuk membeli tiga bungkus biskuit. Makanan ringan ini dibelikan untuk tiga anak mereka yang masih berusia 8 tahun, 9 tahun, dan 11 tahun. Tak disebutkan dengan jelas apa profesi dua korban ini. (Sah)
Advertisement

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi


MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN
