Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream – PT Bank Muamalat Indonesia akan mengubah komposisi pembiayaan perbankannya. Dalam beberapa tahun ke depan, pionir bank syariah ini akan menempatkan sektro ritel dan consumer sebagai unjuk tombak bisnis perusahaan.
"Kami ingin balik dalam 3 tahun mendatang, at least 60 persen sektor retail dan consumer, sementara 40 persen adalah sektor korporasi dan komersial," kata Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia, Endy Abdurrahman, dalam peluncuran "KPR iB Muamalat Angsuran Super Ringan" di Muamalat Tower, Jakarta, Senin 8 Agustus 2016.
Endy mengatakan pengubahan portofolio ini tak hanya mempertimbangkan tingkat risiko dan kualitas pembiayaan, tapi juga faktor kebutuhan rumah oleh masyarakat yang sangat besar.
“Dari 250 juta penduduk dengan demografis 50-70 juta penduduknya adalah middle class income, pada tiga tahun mendatang berada pada puncaknya dan kebetulan perumahan itu yang pertama dalam hal sandang, pangan, dan papan,” kata di.
Sementara itu Direktur Retail and Consumer Banking Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi, menambahkan saat ini, portofolio sektor ritel dan konsumer pembiayaan Bank Muamalat sebesar 40 persen, sedangkan sektor korporasi dan komersial sebesar 60 persen.
Pihaknya juga menyebut sektor KPR masih menjadi kontributor terbesar untuk sektor ritel dan consumer. Dikatakan bahwa saat ini sektor KPR memegang porsi terbesar di sektor pembiayaan, yaitu 80 persen.
"Mayoritas dukungannya dari KPR," kata dia.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari