Bank Terbesar China Buka Cabang di Negara Kaya Minyak

Reporter : Ramdania
Senin, 19 Mei 2014 13:49
Bank Terbesar China Buka Cabang di Negara Kaya Minyak
Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) mendapatkan izin untuk membuka cabangnya pertama kali di Kuwait. Cabang ini menjadi penghubung antara perusahaan China dengan negara produsen minyak itu.

Dream - Bank Terbesar di China, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah Kuwait untuk membuka cabang pertama kali di negara produsen minyak itu.

Pada bulan Maret lalu, pemerintah Kuwait mengumumkan akan memberikan izin kepada bank-bank asing untuk membuka cabang. Tujuannya, guna memacu pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.

Namun menurut para analis, kebijakan itu berisiko karena akan banyak bank yang mengambil keuntungan dari tawaran itu. Kecuali pemeintah mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang telah lama tertunda. Menurut mereka, membiarkan bank asing untuk memperluas bisnisnya di Kuwait justru akan mendorong kompetisi dengan bank lokal dalam pengembangan produk dan jasa perbankan.

Gubernur Bank Sentral Kuwait Mohammad al-Hashel mengatakan, dalam situs bank sentral bahwa ICBC masuk dalam daftar resmi bank asing yang mendapatkan persetujuan pembukaan cabang dari Menteri Keuangan Kuwait.

Cabang di Kuwait ini akan menjadi cabang pertama di negara itu. Sementara menjadi cabang keempat di negara Timur Tengah setelah di Doha, Abu Dhabi, dan Dubai.

Berdasarkan laporan Kantor Berita KUNA yang dikutip Dream.co.id, Senin 19 Mei 2014, Direktur Utama ICBC mengatakan pada awal tahun ini, banknya bisa menjadi penghubung antara perusahaan China dan Kuwait. Dia menyambut peluang ini untuk investasi dalam pembangunan negara Kuwait.

Rencana pembangunan Kuwait yang diumumkan pada 2010 lalu merupakan proyek miliaran dolar yang meliputi proyek infrastruktur besar seperti jalan, bandara, dan kilang.

Saat ini, bank asing di Kuwait yang memberikan pinjaman kepada negara eksportir minyak itu adalah Bank of Abu Dhabi dan Qatar National Bank, serta BNP Paribas, Citigroup, dan HSBC. (Ism)

Beri Komentar