Begini Cara Cek Status Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta dari Pemerintah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 11 Agustus 2021 16:00
Begini Cara Cek Status Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta dari Pemerintah
Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Dream – Tahun ini, pemerintah kembali menyalurkan bantuan susbidi upah (BSU) untuk meringankan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan tunai ini senilai Rp500 ribu per bulan selama dua bulan. Bantuan itu akan disalurkan dalam satu tahap. Lalu, bagaimana cara mengecek status penerima BSU?

Sahabat Dream bisa mengakses laman BPJS Ketenagakerjaan. Kamu bisa memasukkan NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir. Nanti, akan ada keterangan data sedang diverifikasi sesuai kriteria penerima subsidi gaji.

Kriteria para penerima subsidi gaji ini antara lain WNI, status aktif per 30 Juni 2021, dan upah paling banyak Rp3,5 juta. Kemudian, pekerja bekerja di wilayah daerah PPKM level 3 dan 4.

1 dari 7 halaman

Anggaran Rp8,8 Triliun, Ini Syarat Dapatkan Subsidi Gaji Rp1 Juta

Dream – Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat saat pandemi Covid-19 adalah subsidi gaji. Nominal bantuan ini adalah Rp1 juta.

Bantuan ini akan diberikan satu kali kepada penerima yang memenuhi kriteria. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengharapkan bantuan itu bisa meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan juga perusahaan yang sedang kesulitan pada masa pandemi Covid-19.

“ Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan dan terus optimistis kita bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama,” kata Ida dikutip dari laman Kemnaker, Senin 2 Agustus 2021.

 

© MEN

 

Menurut Ida, pekerja/buruh yang akan mendapatkan bantuan harus memenuhi semua persyarata, seperti WNI dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Kepesertaan ini dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Syarat berikutnya adalah gaji maksimal Rp3,5 juta dan pekerja itu bekerja di wilayah yang UMP/UMK-nya lebih besar dari Rp3,5 juta.

“ Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah,” kata dia.

2 dari 7 halaman

Siapa Penerimanya?

Subsidi ini menyasar pekerja yang bekerja di industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, real estate, serta perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan. Bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

Bantuan subsidi upah (BSU) disalurkan langsung ke rekening bank penerima bantuan. Para penerima BSU memiliki mobile banking langsung bisa mengeceknya atau cek ke ATM/kantor cabang bank penyalur.

Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN. Khusus untuk penyaluran dana bantuan kepada pekerja/buruh penerima bantuan di Provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“ Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank tersebut, Kemnaker akan membukakan rekening secara kolektif di Bank HIMBARA dan BSI agar penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah, efektif dan efisien,” kata dia.

3 dari 7 halaman

Anggaran Rp8 Triliunan

Ida menyebut anggaran yang disiapkan sebanyak Rp8,8 triliun. Jumlah pekerja/buruh yang diproyeksikan akan menerima BSU sebanyak 8,73 juta orang. Belum lama, Ida telah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima.

“ Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data,” kata dia.

Ida meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula para pekerja/buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor rekening banknya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke

“ Dengan demikian kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini,” kata dia.

4 dari 7 halaman

Camkan! Ini Perbedaan Kriteria Pegawai Penerima Subsidi Gaji 2021

Dream – Pemerintah bekerja cepat untuk program subsidi upah yang diberikan kepada pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Di periode kedua ini, pemerintah membuat sedikit perubahan mengenai syarat penerima subsidi upah disesuaikan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“ Setidaknya terdapat tiga perbedaan skema dengan BSU tahun lalu,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, di Jakarta, dikutip dari laman Instagram Kementerian Ketenagakerjaan, @kemnaker, Kamis 5 Agustus 2021.

 

© Dream

 

 

Syarat penerima subsidi upah pertama yang diminta pemerintah adalah aspek kriteria pegawai yang berhak menerima bantuan. Salah satu kriteria yang ditetapkan adalah batasan gaji/upah, wilayah, serta sektor pekerjaan yang terdampak.

Tahun ini, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.

5 dari 7 halaman

Syarat Gaji Penerima BSU Disesuaikan UMR Setempat

Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Ida mencontohkan, Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp4.416.185 dibulatkan menjadi Rp4,5 juta.

Begitu juga dengan Upah Minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp4,8 juta.

6 dari 7 halaman

Khusus Pegawai di Daerah PPKM Level 3 dan 4

Syarat kedua yang ditetapkan adalah pegawai berdomisili di daerah-daerah dengan status PPKM Level 3 dan 4. Kriteria status wilayah ini merujuk pada Lampiran I Permenaker 16/2021.

Sebagai contoh, untuk warga di DKI Jakarta, daerah-daerah level 4 yang memenuhi persyaratan BSU pemerintah adalah Jakarta Barat, Kepulauan Seribu, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

Di Sumatera, daerah PPKM level 3, misalnya, yang memenuhi syarat BSU adalah Sibolga, Solok, dan Kota Metro, sedangkan yang level 4 adalah Medan dan Batam. Di Kalimantan, daerah PPKM level 4 yang memenuhi syarat BSU adalah Pontianak, dan Balikpapan.

Selengkapnya baca di sini.

7 dari 7 halaman

Pekerja di Sektor Tertentu yang Berhak Terima Subsidi Gaji

Ida menambahkan, BSU tahun ini diutamakan bagi pekerja/buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

“ Sedangkan tahun lalu, batasan gaji/upah penerima BSU maksimal sebesar Rp5 juta dan tidak ada pembatasan wilayah maupun sektor,” kata dia.

Kedua, besaran dana yang akan diterima oleh pekerja/buruh pada BSU tahun 2021 ini sebesar Rp500 ribu per bulan untuk dua bulan dan akan disalurkan sekaligus sebesar Rp1 juta.

Menurutnya, nominal tersebut berbeda dengan tahun lalu, di mana dana yang disalurkan penerima BSU sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan, sehingga jumlah BSU yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta.

Ketiga, dari sisi skema penyaluran, khususnya pada rekening penerima BSU yang seluruhnya akan disalurkan melalui Bank HIMBARA.

Beri Komentar