Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Regional I RO BSM, Ahmad Zailani, Gubernur Utara Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Dan GH Pawning BSM, Dian Faqihdien Suzabar, Setelah Menandatangani MoU BSM-Pemprov Sumatera Utara. (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – Bank Syariah Mandiri (BSM) memberikan layanan perbankan syariah kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, BSM juga akan menawarkan produk ritel kepada pemerintah daerah ini.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 12 Januari 2017, penandatanganan ini dilakukan oleh Group Head Pawning BSM, Dian Faqihdien Suzabar (Difa), dan Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, di kantor Gubernur Sumut, Sumatera Utara.
Melalui nota kesepahaman ini, BSM dan Pemprov Sumut sepakat untuk bekerja sama dalam menggunakan jasa dan produk keuangan syariah di lingkungan pemerintah Provinsi Sumut.
”Kami berharap penandatanganan MoU ini dapat segera disusul perjanjian kerja sama sehingga kami segera dapat mensupport kebutuhan perbankan syariah jajaran Pemrov Sumut,” kata Difa.
Dia mengatakan, nota kesepahaman tersebut berkaitan dengan fokus BSM pada segmen ritel dan status BSM sebagai bank pembayar gaji PNS atau bank BO II. Dengan begitu, gaji bisa disalurkan lewat BSM untuk PNS yang menginginkan gajinya dibayarkan lewat bank syariah.
“BSM menawarkan produk dan jasa, khususnya pembiayaan terkait umrah dan haji, serta cicil dan gadai emas bagi pengawai negeri di lingkungan Provinsi Sumut,” kata Difa.
Sekadar informasi, hingga November 2016, aset BSM telah mencapai Rp77,4 triliun, pembiayaan syariah Rp54 triliun, dan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp68,1 triliun.
Di provinsi Sumatera Utara, kinerja BSM mencatatkan DPK sebesar Rp2,87 triliun, pembiayaan Rp2,04 triliun, dan aset Rp2,98 triliun. Di Provinsi Sumatera Utara, BSM memiliki 3 area yaitu Area Medan Ahmad Yani, Area Medan Gajah Mada dan Area Pematang Siantar dengan total outlet sejumlah 49 outlet.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari