Bingung Mendaftar PPPK 2019? Begini Caranya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 12 Februari 2019 15:30
Bingung Mendaftar PPPK 2019? Begini Caranya
Salah satunya adalah kamu harus mempersiapkan pas foto berlatar belakang merah.

Dream – Tautan sscasn.bkn.go.id untuk pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (PPPK) 2019 sudah bisa diakses. Namun, pendaftarannya belum bisa dilakukan.

Alasannya, rekrutmen PPPK ini masih menunggu regulasi rekrutmen. Nah, sembari menunggu aturan itu turun, Sahabat Dream perlu tahu alur pendaftaran untuk rekrutmen ini.

Dikutip dari laman SSCASN, Selasa 12 Februari 2019, untuk melihat informasi lowongan yang tersedia, kamu bisa mengeklik tautan sscasn.bkn.go.id dan sscasn-helpdesk.bkn. go.id.

Untuk mendaftar seleksi PPPK, kamu bisa masuk ke portal ssp3k.bkn.go.id. Di sini, kamu bisa mengisi formulir pendaftaran. Berikut ini adalah caranya: 

1 dari 4 halaman

Untuk THK-II THL-TB Pertanian (Tidak Mengalami Pemekaran)

1.Peserta mengisi formulir yang berada di Helpdesk

2.Memasukkan Nomor Induk Keluarga (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

3.Memasukkan nomor peserta Tenaga Honorer Kategori II atau THK-II/Identitas Tenaga Harian Lepas atau THL-TB

4.Memasukkan nama

5.Memasukkan tanggal lahir

6.Memasukkan nama instansi.

Setelah memasukkan data di atas, barulah kamu akan mendapatkan nomor tiket. Kemudian, kamu mencetak Kartu Tanda Peserta THK-II/THL-TB.

Usai mencetak nomor tiket dan kartu peserta, kamu bisa mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sambil membawa cetakan kartu tanda peserta, pas foto berukuran 3x4 sebanyak dua lembar dengan latar belakang merah, serta berkas pendukung lainnya yang dipersyaratkan.

Setelah BKD memverifikasi data dan mendapatkan salinan kartu peserta yang telah ditandatangani pejabat yang berwenang, kamu baru bisa mendaftar.

2 dari 4 halaman

Bagaimana untuk THK-II yang Mengalami Pemekaran?

Proses pendaftarannya hampir serupa dengan THK-KII di daerah yang tak mengalami pemekaran. Berikut ini adalah tahapannya.

1.Peserta mengisi formulir yang berada di Helpdesk

2.Memasukkan Nomor Induk Keluarga (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

3.Memasukkan nomor peserta THK-II/Identitas THL-TB

4.Memasukkan nama

5.Memasukkan tanggal lahir

6.Memasukkan nama instansi lama.

7. Memasukkan nama instansi baru.

Setelah memasukkan data di atas, barulah kamu akan mendapatkan nomor tiket. Kemudian, kamu mencetak Kartu Tanda Peserta THK-II/THL-TB.

Usai mencetak nomor tiket dan kartu peserta, kamu bisa mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sambil membawa cetakan kartu tanda peserta, pas foto berukuran 3x4 sebanyak dua lembar dengan latar belakang merah, serta berkas pendukung lainnya yang dipersyaratkan.

Setelah BKD memverifikasi data dan mendapatkan salinan kartu peserta yang telah ditandatangani pejabat yang berwenang, kamu baru bisa mendaftar.

 

3 dari 4 halaman

Bagaimana Jika Data NIK/KK Tak Sesuai?

Kalau terdapat ketidaksesuaian data NIK dan nomor KK, kamu bisa mengajukan permohonan perbaikan data ke kantor DUKCAPIL setempat untuk alamat KTP atau DUKCAPIL Pusat untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki.

Data tempat lahir yang digunakan itu sampai di Daerah Tingkat II (Kota/Kabupaten), bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan juga kamu memasukkan data tempat lahir secara benar.

Kalau memerlukan tambahan referensi, kamu bisa meminta permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik tautan tombol HelpDesk SSCASN 2019 pada menu Lokasi Lahir tidak ditemukan.

Oh, ya, setelah mendaftar SSCASN 2019, kamu bisa langsung mengisi biodata pendaftaran dengan login menggunakan NIK. 

4 dari 4 halaman

Ini Syaratnya

Guru

1. Pendidikan minimal S-1

2. Masih aktif mengajar sampai saat ini.

Kamu bisa mengecek informasi lebih lanjut di http://info.gtk.kemdikbud.go.id.

 

Tenaga Kesehatan

1. Pendidikan Minimal D-3 Bidang Kesehatan

2. Memiliki Surat Tanda Registrasi yang Berlaku (bukan STR internship, kecuali untuk epidemiolog, entomolog, administrator kesehatan, dan pranata laboratorium kesehatan yang memiliki kualifikasi pendidikan D-3/S-1 Kimia/Biologi

 

Penyuluh Pertanian

1. Pendidikan minimal SMK bidang pertanian atau SLTA Plus

2. Punya sertifikasi pertanian.

Semoga berhasil!

(ism)

Beri Komentar