Gandeng UGM, BNI Syariah Terbitkan Kartu Pembiayaan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 11 Februari 2019 13:13
Gandeng UGM, BNI Syariah Terbitkan Kartu Pembiayaan
Kartu pembiayaan ini memiliki fitur yang bisa mendukung kegiatan organisasi.

Dream – PT BNI Syariah menggenjot pembiayaan industri syariah. Kali ini, BNI Syariah menggandeng Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada-Magister Manajemen (Kafegama-MM), untuk menerbitkan kartu pembiayaan.

“ Hasanah Kafegama MM Card dengan fiturnya dapat mendukung tujuan dari organisasi Kafegama-MM yang berjumlah 11 ribu anggota, untuk program endowment fund atau pengembalian sebagian dari transaksi yang terjadi oleh pengguna Hasanah KAFEGAMA MM Card,” kata Senior Executive Vice President Bisnis Ritel BNI Syariah, Iwan Abdi, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 11 Februari 2019.

Iwan mengatakan, dana itu bisa menjadi dana operasional yang bisa digunakan untuk kegiatan Kafegama-MM. Kartu pembiayaan ini juga dapat menghapus denda keterlambatan agar tak memberatkan pemakai.

“ Diharapkan dapat juga dimanfaatkan oleh dosen, pegawai, mahasiswa serta alumni dari Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada,” kata dia.

Ketua Kafegama-MM, Ikang Fawzi, mengatakan kartu pembiayaan Hasanah ini bisa mempermudah operasional komunitas. “ Saya juga menghimbau kepada segenap alumni untuk wajib memiliki Kafegama-MM Card,” kata dia.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono, Direktur Kampus Jakarta MM-FEB-UGM, Eduardus Tandelilin, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah dan jajarannya, Iwan Abdi, Ketua Kafegama-MM, Ahmad Zulfikar Fawzi (Ikang Fawzi), dan jajaran pengurus Kafegama-MM.

Kartu pembiayaan ini bisa digunakan untuk transaksi pendidikan seperti pembayaran SPP, transaksi ibadah seperti pembelian paket umroh dan hewan kurban, serta transaksi rutin harian dengan berbagai promo seperti cashback di restaurant, hotel, travel, groceries, e-commerce, dan berbagai manfaat lainnya.

Selama tahun 2018, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan untuk industri halal sebesar Rp1,22 triliun atau tumbuh sebesar 104 persen (year on year) dari Rp595 miliar periode yang sama tahun sebelumnya.

Penyaluran pembiayaan ini terdiri dari sektor industri halal food, halal travel, Islamic fashion, Islamic education, Islamic hospital, dan Islamic accommodation. Sedangkan untuk Hasanah Card, BNI Syariah telah digunakan lebih dari 280 ribu pengguna kartu BNI iB Hasanah Card dengan outstanding sebesar Rp332 miliar. 
(ism)

1 dari 1 halaman

BNI Syariah Fasilitasi Ikatan Hakim Indonesia

Dream – PT BNI Syariah memfasilitasi Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) untuk layanan virtual account (VA). Dengan kerja sama ini, transaksi keuangan IKAHI bisa terpantau dengan baik.

Transaksi ini bisa terpantau melalui kode transfer di rekening BNI Syariah.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, bersama Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Suhadi, dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat IKAHI, Kadar Slamet bertempat di Mahkamah Agung RI, Jakarta.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 11 Februari, akun virtual ini juga bisa meningkatkan transparansi keuangan secara prudent dan aman pada setiap transaksinya. Kerjasama ini melanjutkan sinergi BNI Syariah dengan Mahkamah Agung yang telah berjalan di antaranya payroll gaji, fasilitas e-collection untuk biaya perkara kasasi, kerjasama co-branding BNI IB Hasanah Card, dan pembayaran biaya perkara untuk 30 pengadilan tingkat pertama di tiga lingkungan peradilan.

Kerja sama ini merupakan upaya anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) untuk meningkatkan dana murah. Saat ini, tercatat lebih dari 600 institusi telah menggunakan fasilitas virtual account BNI Syariah yang juga terintegrasi dengan teknologi BNI Induk.

“ Kamu berharap layanan ini bisa memudahkan kontrol pengelolaan keuangan seluruh anggota IKAHI,” kata Iwan.

Dia mengatakan pengawasan pengelolaan ini seperti transfer iuran dan pencatatan berdasarkan kode virtual. Sementara anggotanya bisa menggunakan layanan digital BNI Syariah untuk transaksi.

“ (Ini) meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum dengan sistem pembayaran yang transparan dan akuntabel,” kata Iwan.

Dengan kerja sama ini, Suhadi, mengatakan pengelolaan keuangan di IKAHI perlahan bergerak ke digital serta bisa transparan dan akuntabel.

“ Semoga kerjasama ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” kata dia.

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim