CEO Louis Vuitton, Bernard Arnault. (Foto: Pursuitist.com)
Dream – Ada `pendatang baru` di peringkat lima besar orang terkaya di dunia. Bos Louis Vuitton (LVMH), Bernard Arnault, menjadi orang terkaya keempat di dunia versi Bloomberg Billionaire Index.
Dikutip dari Bloomberg Billionaire Index, Jumat 13 April 2018, kekayaan Arnault mencapai US$74,8 miliar (Rp1.028,42 triliun). Bahkan, kekayaannya bertambah US$533 juta (Rp7,32 triliun) dalam sehari.
Arnault menggeser posisi bos Zara, Amancio Ortega. Tercatat kekayaan Ortega mencapai US$68,2 triliun.
Namun, jumlah hartanya jauh di bawah CEO Amazon, Jeff Bezos, pendiri Microsoft, Bill Gates, CEO Berskshire Hathaway, Warren Buffet. Kekayaan Bezos tercatat US$121 miliar (Rp1.663,63 triliun), Gates US$91,28 (Rp1.253,9 triliun), dan Buffet US$85 miliar (Rp1.168,65 triliun).
Dikutip dari Liputan6.com, sebagai seorang LVMH, Arnault mengawasi 70 merek barang mewah, termasuk Louis Vuitton, Celine, dan Dior.
Pada 2017, perusahaan asal Perancis ini mencetak penjualan sebesar 42,6 miliar euro (Rp722,1 triliun). Angkanya naik 13 persen dari posisi 2016 karena meningkatnya permintaan di wilayah timur yang membantu kinerja keuangan LVMH.
Tak hanya itu, kekayaan dia meningkat karena euro menguat terhadap dolar AS dan poundsterling. (ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak