Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Mynewshub.cc)
Miliarder 33 tahun itu meninggal setelah menjadi korban penembakan.
Dream - Harta tak dibawa mati. Pepatah itu tak berlaku bagi miliarder muda yang sudah meninggal ini. Sebab, jasadnya dikuburkan bersama perhiasan bernilai Rp1,3 miliar.
Sheron Sukhedo. Demikian nama miliarder yang tajir melintir itu. Di meninggal dunia dalam usia 33 tahun. Saat dimakamkan, seluruh perhiasan emasnya dipakaikan kepada jasadnya, yang sudah terbujur kaku.
Selain memakai perhiasan bernilai miliaran, jenazah Sukhedo menempati peti mati mewah senilai Rp686 juta. Jenazah Sukhedo juga disiram dengan wine dan memakai sepatu mahal bermerek Timberland.

Semua ini dilakukan untuk memperlihatkan kehidupan mewah juragan properti itu saat masih hidup. Pria asal Trinidad itu meninggal setelah ditembak di luar rumahnya pada minggu lalu.
© Dream
Polisi saat ini sedang menyelidiki kematian Sukhedo. Kemungkinan besar terkait dengan keluarganya.
Namun sejak bertahun-tahun lalu, kelompok gangster Rasta City sudah merencanakan pembunuhannya.
Meskipun Sukhedo sendiri diberikan perlindungan oleh kelompok lain yang merupakan pesaing geng Rasta City.
Dua tahun lalu Sukhedo dilaporkan selamat dari percobaan pembunuhan terhadap dirinya.
Saat ini istri Sukhedo dirawat di rumah sakit karena masalah kesehatan, sementara kedua anaknya dirawat oleh keluarganya.
(Sumber: Mynewshub.cc)