Jual Sukuk Ritel SR-009, BSM Pasang Target Rp750 Miliar

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 16 Februari 2017 15:45
Jual Sukuk Ritel SR-009, BSM Pasang Target Rp750 Miliar
Ada dua sektor konsumen yang menjadi sasaran BSM untuk sukuk ritel itu.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mendapat kuota pemerintah untuk menjual surat utang (Sukuk) ritel seri SR-009. Bank syariah ini menargetkan penjualan instrumen keuangan syariah sebesar Rp750 miliar.

“ Alhamdulillah, kami memperoleh kepercayaan pemerintah sebagai agen penjual sukuk ritel sejak pertama kali terbit, yaitu dari seri SR-001 hingga SR-009,” kata Direktur Distribution and Service BSM, Edwin Dwidjajanto, di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 16 Februari 2017.

Sekadar informasi, SR-009 adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berupa investasi sukuk yang ditujukan bagi investor WNI perseorangan. SR-009 diterbitkan dalam mata uang rupiah dan dipasarkan lewat agen penjual yang ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI. Ada 22 agen penjualnya, termasuk BSM.

SR-009 mulai dipasarkan 27 Februari—17 Maret 2017. Tenor sukuk ritel ini tiga tahun dengan nilai unit sebesar Rp1 juta. Nilai investasi minimalnya sebesar Rp5 juta dan maksimal Rp5 miliar. Namun, pemerintah belum mengumumkan nilai kupon SR-009 ini.

Edwin mengatakan mayoritas investor sukuk ritel di BSM ini adalah ibu rumah tangga dan pegawai swasta. Untuk itu, mereka mengincar dua konsumen ini untuk penjualan sukuk ritel SR-009 ini.

“ Kami telah memetakan customer base potensial  dan melakukan sosialisasi internal eksternal di berbagai media sebagai strategi pemasaran SR-009,” kata dia.

Edwin menambahkan SR-009 dapat  menjadi recruiter product dalam meningkatkan jumlah nasabah baru. Penambahan nasabah baru akan menjadi multiplier effect terhadap penjualan produk BSM lainnya.

“ Investor dapat menjual SR-009 di pasar sekunder setelah meng-hold minimal satu periode kupon yakni 22 Maret 2017—10 April 2017. Sebagai agen penjual kami siap jadi stand-by buyer di pasar sekunder,” kata dia.

Beri Komentar