Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Untuk mewujudkan mimpi Indonesia memiliki universitas Islam berskala internasional, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar konferensi Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Konferensi yang digelar selama dua hari mulai hari ini (Rabu, 25/1/2017) hingga Kamis, 26 Januari 2017 akan secara resmi dibuka Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.
Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto melaporkan peserta konferensi UIII adalah Rektor dan wakil Rektor di lingkungan Universitas Islam Negeri seperti UIN, IAIN, STAIN dan Universitas Islam Swasta seluruh Indonesia dengan jumlah sekitar 200 orang. Sebanyak 115 pimpinan perguruan tinggi Islam se-Indonesai akan hadir dalam acara tersebut.
"Konferensi akan dibagi dua sesi yakni akademik dan finansial," kata Agus dalam keterangan tertulisnya, Yogyakarta, Rabu, 25 Januari 2017.
Dalam sesi akademik, akan hadir pembicara internasional yakni Representative Residence Bank Pembangunan Islam (IDB) Ibrahim Shoukri, serta pembicara lokal yakni Guru Besar Universitas Gajah Mada Prof Mudrajat Kuncoro dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam Prof Amsal Bachtiar.
Sementara untuk sesi finansial akan diisi oleh perwakilan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, Wakil Rektor II UGM Dr Didi Achjari dan Direktur IT BSM, Fahmi Ridho.
"Untuk sesi terakhir akan hadir pengamat ekonomi Hendri Saptarini, Prof Suyatno Bendahara umum DPP Muhamadiyah, Prof Mudji Rahardjo Rektor UIN Malang," ucap dia.
Agus berharap, dengan konferensi ini akan ada keselarasan misi antara bank selaku institusi keuangan syariah dan Universitas Islam sebagai institusi pendidikan Islam.
"Pada dasarnya bank syariah dan universitas negeri memiliki misi yang sama yakni meningkatkan kesejahteraan umat. Bank dari sisi ekonomi, universitas dari sisi pendidikan," ujar dia.
Sementara Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Dr KH Yudian Wahyudi MA PhD mengaku bangga telah menjadi tuan rumah untuk acara yang dihadiri para pimpinan universitas Islam tersebut.
"Kami berharap bisa menyelaraskan langkah di kalangan para rektor mengenai sinergi antara perguruan tinggi Islam dan bank syariah," kata Wahyu.
Ia berharap, kerjasama tersebut bisa bermanfaat dalam meningkatan kompetensi mahasiswa, dan dosen. Sehingga cita-cita pemerintah untuk mewujudkan Word Class University dapat tercapai.
"Ternyata untuk menjadi Word Class University infrastruktur harus disiapkan. Oleh karena itu, UIN dan bank syariah bisa bekerjasama," Pungkasnya.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan