Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menyinggung Revolusi Industri 4.0. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – Joko Widodo, presiden RI resmi membuka perhelatan pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Jokowi, sapaan presiden yang biasanya tampil dengan pakaian resmi, kali ini kembali mengenakan jaket andalannya berbahan denim yang sempat dipakai saat touring di Sukabumi.
Di depan para pelak industri otomotf, Jokowi mengingatkan tentang revolusi industri 4.0 yang sudah harus siap disonsong para pengusaha. Presiden mengatakan revolusi industri ini akan didominasi oleh robot.
“Saya memberikan beberapa contoh. Saat ini, ada robot dengan 3D printing dan bisa membuat rumah dalam 24 jam dengan biaya sepertiga lebih murah. Ada juga robot pembersih karpet di Singapura,” kata dia di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis 19 April 2018.
Dalam acara yang mengusung tema “Your Infinite Automotive Experience”, Jokowi mengatakan biaya perawatan kendaraan akan berkurang jika semuanya beralih kepada mobil listrik.
“Jumlah komponen otomotif dalam mobil listrik hanya sepersepuluh dari mobil biasa yang kita pakai. Artinya apa? Kalau besok semua mobil di Indonesia ganti mobil listrik, industri menciut 90 persen. Mobil listrik lebih sederhana, maka mobil listrik jarang mogok,” kata dia.
Mantan wali kota Solo ini mengatakan mobil listrik sangat kecil kemungkinannya masuk bengkel karena usianya lebih panjang.
Jokowi juga melanjutkan sektor e-commerce juga memiliki dampak positif terhadap revolusi industri 4.0. Contohnya, masyarakat kini bisa mengakses kendaraan yang diinginkan hanya melalui handphone miliknya yang menggunakan Go-Car dan GrabCar. Dia meyakini Indonesia berpeluang bersaing dalam revolusi industri 4.0.
“Saya optimistis dengan bakat yang kita punya yang dimiliki Indonesia di sektor otomotif. Saya yakin kita bisa menggarap peluang yang ada,” kata dia.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
