Bukan Apple, Perusahaan Termahal Sepanjang Sejarah Ada di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 11 Juni 2019 08:15
Bukan Apple, Perusahaan Termahal Sepanjang Sejarah Ada di Indonesia
Nilainya tembus ratusan ribu triliun rupiah.

Dream – Ketika ditanya perusahaan termahal di dunia, kita pasti akan langsung menyebut nama Apple, Microsoft, atau Saudi Aramco. Jawaban itu memang tak sepenuhnya salah. Setidaknya untuk saat ini.

Tahukah Sahabat Dream jika perusahaan termahal di dunia sepanjang sejarah ternyata berdiri di Indonesia. 

Perusahaan yang bernilai paling tinggi di dunia sepanjang masa yang ada di Indonesia itu adalah Verenidge Oost—Indische Compagnie atau sering disingkat VOC.

Nama VOC yang merupakan perusahaan kongsi dagang milik Belanda ini pasti dikenal oleh semua orang Indonesia.

Dikutip dari Visual Capitalist, Selasa 11 Juni 2019, VOC didirikan pada 1602. Meskipun berupa sekutu dagang, perusahaan ini mendapatkan hak istimewa dari pemerintah Belanda. Mereka mendapatkan monopoli perdagangan dan melakukan perjalanan ke tempat-tempat misterius dan asing.

 

1 dari 2 halaman

Nilai Perusahaan VOC Rp112.634 Triliun

VOC bisa mendapatkan barang-barang eksotis, membangun koloni, bahkan bisa menciptakan militer dan memulai perang atau konflik!

 VOC menjadi perusahaan terkaya di dunia.

Selama 21 tahun, perusahaan ini diberikan monopoli dagang oleh pemerintah Belanda untuk berdagang rempah-rempah di Asia. VOC mengirim lebih dari satu juta pelayaran ke Asia. Jumlah ini melebihi pelayaran seluruh Eropa.

Sekadar informasi, tak ada tolok ukur yang nyata untuk menentukan nilai perusahaan ini. Tapi, VOC bisa “ diukur” dari masa kejayaannya pada 1637. Kala itu terjadi Tulip Mania di Belanda.

Para periode tersebut, perusahaan yang juga sempat mencengkeram pengaruh mereka di Indonesia ini bernilai 78 juta gulden atau sekitar US$7,9 triliun (Rp112.634,77 triliun) pada zaman modern.

 

2 dari 2 halaman

Setara 20 Perusahaan Berkelas Dunia

Menariknya, VOC memiliki nilai yang sama dengan PDB Jepang senilai US$4,8 triliun (Rp68.436,32 triliun) ditambah dengan Jerman US$3,4 triliun (Rp48.475,72 triliun).

Lalu, nilai VOC sama dengan 20 perusahaan terbesar dunia. Sebut saja, Microsoft, Apple, Amazon, ExxonMobil, dan Tencent. Bahkan, nilai Apple hanya 11 persen dari VOC.

Perusahaan kongsi dagang ini memiliki 70 ribu karyawan dan bertahan lebih dari 400 tahun (perusahaan ini bangkrut pada 1799).

Sebagai perbandingan, ini adalah perusahaan kelas dunia yang mencapai puncak.

  • Saudi Aramco: US$4,1 triliun (Rp58.456,02 triliun) mendapatkan puncak pada 2010.
  • PetroChina: US$1,4 triliun (Rp19.960,59 triliun) pada 2007.
  • Standard Oil: US$1 triliun (Rp14.257,57 triliun).
  • Microsoft: US$912 miliar (Rp13.002,9 triliun).

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone