Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Ini Cara Cek Saldo dan Uang Pensiun

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 26 Juni 2019 17:48
Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Ini Cara Cek Saldo dan Uang Pensiun
Situs yang meragukan, kerap menawarkan jasa seputar BPJS Ketenagakerjaan.

Dream – Setiap pekerja di Indonesia wajib terdaftar sebagai peserta asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Setiap bulan penghasilan mereka akan dipotong rata-rata 2 persen untuk iuran kepesertaan yang akan dinikmati hasilnya saat tak lagi bekerja.

Dalam beberapa tahun terakhir, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan fasilitas pensiun untuk para pesertanya. Perusahaan bisa mengikuti program ini dengan premi diluar Jaminan Hari Tua (JHT)

Seiring perkembangan digital yang pesat, para peserta BPJS Ketenagakerjaan juga bisa lebih mudah iuran untuk hari tua yang rutin dibayar per bulan. Lewat aplikasi BPJSTKU, peserta bisa lebih mudah memeriksa saldo jaminan hari tua maupun uang pensiun yang disimpan. 

Dikutip dari laman BPJS Ketenagakerjaan, Rabu 26 Juni 2019, lembaga ini mengembangkan aplikasi digital, BPJSTKU sejak Januari 2019. Aplikasi ini terus disosalisasikan kepada pekerja untuk memberikan kemudahan dan kecepatan layanan program BPJS Ketenagakerjaan.

Aplikasi ini bisa diakses melalui ponsel pintar dan jaringan internet serta menjadi satu-satunya yang resmi.

" Dengan aplikasi ini, peserta kami dapat menikmati berbagai kemudahan untuk layanan program BPJS Ketenagakerjaan," kata Direktur Perencanaan Strategis & TI BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono,” di Jakarta.

Sumarjono mengatakan peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa menikmati beragam kemudahan untuk layanan program, seperti pelayanan pendaftaran, klaim Jaminan Hari Tua (JHT), dan akses langsung kartu digital yang bisa digunakan sebagai tanda bukti kepesertaan tanpa harus dicetak, termasuk untuk keperluan klaim.

1 dari 7 halaman

Sediakan Informasi yang Dibutuhkan Peserta

Sumarjono mengatakan aplikasi itu juga menyediakan info-info, seperti saldo JHT, informasi manfaat detail program BPJS Ketenagakerjaan, serta lokasi kantor cabang terdekat.

“ Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak untuk tidak menggunakan jasa layanan tidak resmi agar kerahasiaan data pribadi milik pekerja tetap terjaga dan meminimalisir kerugian dari berbagai pihak serta menutup peluang apapun untuk oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," kata dia.

Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel BPJS Ketenagakerjaan, Arief Budiarto, menambahkan masyarakat harusnya lebih selektif dalam menggali informasi BPJS Ketenagakerjaan.

" Situs resmi kita cuma satu, semua bisa di akses melalui bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui AppStore dan playstore di BPJSTKU selain situs tersebut perlu diwaspadai karena bukan berasal dari BPJS Ketenagakerjaan secara resmi," kata dia. 

2 dari 7 halaman

Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Tembus 50,7 Juta Pekerja

Dream – Jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tahun 2018 melampaui target. Hingga akhir tahun lalu tercatat ada 30,5 juta pekerja aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari target 29,6 juta pekerja aktif.

Dengan penambahan tersebut, total peserta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sampai akhir tahun lalu sebanyak 50,7 juta orang.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis, menegaskan perusahannya gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja. Instansi ini ingin seluruh pekerja Indonesia bisa mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ilyas mencatat ada segmen penerima upah pada 2018 meningkat 3,4 juta. Pada tahun-tahun sebelumnya, ada kenaikan rata-rata 1,2 juta pekerja aktif.

“ Hasil ini kami raih bukan semata karena kerja keras insan BPJS Ketenagakerjaan sendiri, tapi juga atas kerjasama yang baik antara semua pihak, yaitu pemerintah, stakeholder, dan tentu saja perusahaan serta pekerja yang semakin menyadari pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 8 Januari 2019.

Ilyas mengatakan salah satu kunci peningkatan dari kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan adalah menggagas kerja sama strategis dengan pemerintah, baik daerah, provinsi, hingga pusat.

Kerja sama itu didorong dengan pemberian apresiasi khusus kepada kepala daerah dan provinsi yang mendukung program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

3 dari 7 halaman

Beri Penghargaan

Penghargaan yang diberikan bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu adalah memberikan Paritrana Awards. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah dan provinsi serta perusahaan yang masuk ke dalam kategori unggulan yang telah diberikan panitia pelaksana.

Faktor pendukung penambahan jumlah peserta lainnya adalah pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) yang efektif pula dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di sepanjang tahun 2018.

Di sisi lain, salah satu faktor yang mendukung peningkatan kepesertaan pada pekerja segmen Bukan Penerima Upah (BPU) adalah dengan munculnya inisiatif agen Penggerak Jaminan Sosial (PERISAI). Inisiatif ini merupakan program keagenan dengan memberdayakan masyarakat, disadur dari Sharoushi yang sukses diterapkan di Jepang dalam akuisisi jaminan sosial dari pemerintah kepada seluruh masyarakat.

“ Perisai terbukti mampu mendorong peningkatan kepesertaan pada sektor BPU dan ini adalah hasil positif yang didukung berbagai pihak, khususnya para Perisai yang bekerja keras agar seluruh pekerja, khususnya sektor BPU dapat terlindungi”, kata dia.

Ilyas mengatakan kepesertaan yang digaet oleh Perisai mencapai 530 ribu orang dari 3.700 agen aktif.

“ Hasil ini tidak membuat kami berpuas diri, tahun 2019 kami mengusung tema Aggressive Growth. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai seluruh target agar manfaat yang kami berikan kepada peserta bisa optimal, untuk kebaikan seluruh pekerja di Indonesia,” kata dia.

4 dari 7 halaman

Gaji Pilot Lion Air JT610 Rp3,7Juta Setara Pramugari, BPJS: Masa Segitu?

Dream – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengaku heran dengan laporan data gaji pilot yang selama ini dikirimkan manajemen Lion Air. Disebuktan gaji seorang pilot JT610 yang turut menjadi korban hanya Rp3,7 juta.

Gaji yang diterima pilot bernama Bhavye Suneja dilaporkan lebih kecil dibandingkan asistennya, co-pilot, Harvino, yang mendapat penghasilan Rp20 juta per bulan.

Masih dari laporan BPJS Ketenagakerjaan, gaji sang pilot ternyata tak berbeda jauh dari para pramugari Lion Air yang dilaporkan setara Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta di kisaran Rp3,6 juta-Rp3,9 juta.

“ Tentunya kami bertanya, kenapa sih. Masa gajinya segitu,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, di Jakarta, ditulis Kamis 1 November 2018.

Selain heran dengan gap gaji yang cukup lebar itu, Agus menjelaskan jika laporan gaji pilot yang dibuat Lion Air jelas akan merugikan pegawainya itu. Hal ini didasarkan pada besarnya santunan yang bisa diberikan pada pilot.

" Jadi kalau gajinya Rp30 juta, hanya dilaporkan Rp3 juta, artinya si karyawan ini dirugikan. Seharusnya menerima 48x30 juta, ternyata hanya menerima 48x3 juta," kata dia.

Agus mengatakan 48 yang dimaksud adalah angka pengali dari besarnya santunan yang diterima peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja akibat kematian.

5 dari 7 halaman

Berapa Gaji Co-Pilotnya?

Dream – Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, membeberkan nominal gaji kru dan pilot yang berada di pesawat Lion Air JT610. Agus mengatakan gaji yang diterima oleh Bhavye Suneja, sebesar Rp3,7 juta per bulan.

“ Rp3,7 juta itu (gaji) pilot,” kata Agus di Jakarta, Rabu 31 Oktober 2018

Gaji yang diterima oleh Bhavye memang cukup mengejutkan. Alasannya, penghasilan yang diterima co-pilot Harvino, menembus angka Rp20 juta.

Dibandingkan dengan asistennya, gaji Bhavye ternyata relatif sama dengan para pramugari yang mendapat penghasilan antara Rp3,6 juta—Rp3,9 juta per bulan.

Agus mengatakan, tak mengetahui mengapa ada perbedaan gaji cukup mencolok dari pilot dan co-pilot itu. Dia mengatakan, hanya menerima laporan mengenai gaji itu dari Lion Air pusat.

" Itu yang dilaporkan (Lion Air) di kita. Itu yang dari pusat melaporkan kepada kami seperti itu," kata dia.

Agus juga mempertanyakan perbedaan yang cukup mencolok itu. Menurut dia, seandainya gaji pilot lebih dari itu, artinya ada kerugian yang harus diterima sang pilot.

" Jadi kalau gajinya Rp30 juta, hanya dilaporkan Rp3 juta, artinya si karyawan ini dirugikan. Seharusnya menerima 48x30 juta, ternyata hanya menerima 48x3 juta," kata dia.

Angka 48 kali yang dimaksud Agus yaitu besaran yang diterima karyawan karena kecelakaan kerja.

6 dari 7 halaman

BPJS Ketenagakerjaan Sempat Beri Teguran

Kembali ke laporan keuangan, Agus menyebut BPJS Ketenagakerjaan sempat menyampaikan surat teguran ke Lion Air. Dari jawaban manajemen, pihak Lion Air berjanji akan memperbaiki data gaji pegawai yang disetor ke BPJS Ketenagakerjaan.

" Mereka akan memenuhi dan menyesuaikan secara bertahap. Jadi gajinya mungkin Rp3 juta, kemudian Rp5 juta, secara bertahap. Tapi, belum proses penyesuaian sudah terjadi kecelakaan," kata Agus.

Perbedaan data laporan gaji karyawan itu, kata Agus bisa saja terjadi. Sebab, kerap ada perusahaan yang beranggapan pembayaran premi asuransi karyawan menjadi beban bagi perusahaan.

" Kalau laporannya gede kan yang dibayarkan ke BPJS juga besar," ujar dia.

" Tapi sebenarnya itu hak karyawan. Misalnya masnya gajinya Rp100 juta, terus yang dilaporkan hanya Rp3 juta. Artinya, 5,7 persen dikali Rp97 juta setiap bulan itu hilang," kata dia menambahkan.

 

7 dari 7 halaman

Jawaban Pihak Lion Air

Sementara itu Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, belum bisa memberikan pernyataan apa pun terkait gaji yang diterima pilot tersebut. Danang berjanji akan mengecek ulang informasi itu terlebih dahulu.

" Terkait gaji pilot yang Rp4 juta itu, saya harus cross check terlebih dahulu dan belum bisa memberikan keterangan apa pun," kata dia ketika dihubungi Dream.

Danang mengatakan pihaknya fokus terhadap proses evakuasi dan pencarian pesawat untuk saat ini. " Terkait hal tersebut (gaji) akan diinformasikan lebih lanjut," kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup